Bukan Ganjar dan Puan, Beredar Kabar Orang Dekat Jokowi Bakal Jadi Capres 2024, Ini Bocorannya! | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Rabu, 07 April 2021

Bukan Ganjar dan Puan, Beredar Kabar Orang Dekat Jokowi Bakal Jadi Capres 2024, Ini Bocorannya!

Bukan Ganjar dan Puan, Beredar Kabar Orang Dekat Jokowi Bakal Jadi Capres 2024, Ini Bocorannya!

Bukan-Ganjar-dan-Puan-Beredar-Kabar-Orang-Dekat-Jokowi-Bakal-Jadi-Capres-2024-Ini-Bocorannya

DEMOCRAZY.ID - Desas-desus Calon Presiden (Capres) Republik Indonesia pengganti Presiden Joko Widodo (Jokowi) semakin santer dibicarakan jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. 

Pengamat politik Hendri Satrio memprediksi, orang dekat Presiden Jokowi bakal dapat tiket Capres untuk melenggang maju dalam ajang 2024 mendatang.


Hendri menilai bahwa dalam dunia politik segala kemungkinan bisa saja terjadi, salah satunya soal nama Capres yang digadang-gadang berasal dari lingkaran istana.


Kini sejumlah nama Capres dari Istana mulai muncul ke ruang publik, lantas siapakah mereka?


Pria yang karib dipanggil Hensat ini mengatakan ada kemungkinan sosok dari istana yang bakal maju jadi Capres ialah tokoh lama dan mantan pesaing Jokowi pada Pilpres kemarin, yakni Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.


Kemudian sejumlah tokoh baru yang disebut bisa jadi kuda hitam dan cukup diperhitungkan ialah Airlangga Hartarto, Erick Thohir hingga Tito Karnavian.


Hensat menjelaskan, tidak menutup kemungkinan mereka bakal mendapat restu Presiden Jokowi untuk maju jadi Capres.


Kendati begitu, Hensat juga mengungkapkan ada kemungkinan lain yang bakal mengejutkan jelang Pilpres nanti, yakni orang dekat Jokowi yang bakal dipilih dan maju jadi Capres.


Nama-nama tak terduga itu di antaranya ada Pratikno, Budi Karya Sumadi, Basuki Hadimuljono, hingga Retno Marsudi.


“Kalau saya ditanya, bukan Prabowo bukan Sandiaga Uno atau Erick Thohir. Tetapi nama-nama yang memang sudah lama bersama Pak Jokowi sejak periode pertama, jadi artinya ada nama Pratikno, Budi Karya Sumadi, kemudian nama Basuki, atau Retno Marsudi,” kata Hensat dalam acara diskusi daring Obrolan Bareng Bang Ruslan bertajuk ‘Membaca Capres Istana dan Non Istana’, pada Rabu, 7 April 2021.


Inisiator lembaga survei Kedai Kopi ini berpendapat, jika benar teori adanya capres-capres istana, maka kemungkinan kuat nama-nama yang mendapatkan tiket bursa calon presiden adalah orang yang selama ini kenal dekat dan mengetahui detil program Jokowi selama dua periode kepemimpinannya.


“Dan kalau kita bicara tentang orang dekat Jokowi bukan kubu Teuku Umar dan kubu Hambalang. Jadi menurut saya, calon-calon yang akan diusung oleh partai politik adalah bukan orang-orang di luar kekuasaan saat ini,” imbuhnya. [Democrazy/hps]