-->

Breaking

logo

Jumat, 05 Februari 2021

Gak Terima Diseret dalam Kudeta AHY, PKB Semprot Demokrat: Bumbunya Banyak, Dagingnya Nggak Ada!

Gak Terima Diseret dalam Kudeta AHY, PKB Semprot Demokrat: Bumbunya Banyak, Dagingnya Nggak Ada!

Gak-Terima-Diseret-dalam-Kudeta-AHY-PKB-Semprot-Demokrat-Bumbunya-Banyak-Dagingnya-Nggak-Ada

DEMOCRAZY.ID - Isu kudeta Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono makin melebar, bukan saja menyeret Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko.

Moeldoko ditudin partai berlambang bintang mercy itu sebagai dalang di balik kudeta terhadap putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.


Terbaru, Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng juga menyeret Partai Nasdem dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).


Mantan terpidana kasus korupsi megaproyek Hambalang itu menyebut, Moeldoko mendapat dukungan dari PKB dan Partai Nasdem sebagai capres di Pilpres 2024.


Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid tegas membantah.


Ia menyatakan bahwa sampai saat ini PKB sama sekali belum membahas apapun terkait sosok yang akan diusung sebagai capres di Pilpres 2024 mendatang.


“Itu tidak benar. PKB belum ngurusi capres, apalagi nama calon,” tegasnya, kepada wartawan, Kamis (4/2/2021).


Karena itu, sosok yang akrab disapa Gus Jazil ini mengingatkan Partai Demokrat agar tak melibatkan PKB dalam urusan internal partai lain.


“Jangan libatkan PKB dalam masalah rumah tangga orang lain,” ingat Wakil Ketua MPR RI ini.


Sebaliknya, ia merasa aneh dengan isu kudeta yang kali pertama dilontarkan AHY itu.


Sebab, ia menilai isu ini seperti lebih banyak ‘dibumbui’ ketimbang fakta.


“Ini aneh. Ibarat masakan, bumbunya makin banyak tapi dagingnya nggak ada,” sindirnya.


Sebelumnya, bantahan yang sama juga dilontarkan Wakil ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali.


Ia menyatakan, bahwa sampai saat ini, Partai Nasdem sama sekali belum menentukan sosok yang akan diusung sebagai capres untuk Pilpres 2024.


Bahkan sampai saat ini, partai besutan Surya Paloh itu juga belum menjalin komunikasi dengan pihak manapun terkait hal tersebut.


“Menurut saya (Andi Mallarangeng) sih halusinasi kali ya,” ujar Ahmad Ali, Kamis (4/2/2021).


Apalagi, dalam kongres sebelumnya Ketua Umum Nasdem Surya Paloh sudah mengumumkan secara terbuka bahwa rekruitmen capres 2024 akan dilakukan konvensi partai.


“Artinya terbuka bagi semua dan kalau ada orang mengatakan Nasdem sudah mendukung Anies dan Pak Moeldoko, itu halusinasi,” ungkapnya.


Karena itu, pernyataan yang dilontarkan Andi Mallarangeng itu sebagai fitnah terhadap Partai Nasdem.


“Itu fitnah,” tegas Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR RI ini.


Sampai sejauh ini, sambungnya, Partai Nasdem masih fokus pada konsolidasi internal.


“Kami belum bicarakan isu politik dan kewenangan untuk calon presidem itu adalah keweenangan ketum,” tutup Ahmad Ali. [Democrazy/pjst]