-->

Breaking

logo

Sabtu, 30 Januari 2021

Sowan ke Rabithah Awaliyah Markas Para Habib Indonesia, Kapolri Titip Pesan ke Habib Soal Ini

Sowan ke Rabithah Awaliyah Markas Para Habib Indonesia, Kapolri Titip Pesan ke Habib Soal Ini

Sowan-ke-Rabithah-Awaliyah-Markas-Para-Habib-Indonesia-Kapolri-Titip-Pesan-ke-Habib-Soal-Ini
DEMOCRAZY.ID - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berkunjung ke Kantor Pusat Rabithah Alawiyah di Jakarta, Sabtu (30/1).

Rabithah Alawiyah adalah organisasi kemasyarakatan Islam. Ormas ini menaungi warga negara Indonesia (WNI) keturunan Arab, khususnya yang memiliki garis hubungan keluarga dengan Nabi Muhammad SAW.


Dalam acara silaturahmi tersebut, Listyo menitipkan pesan kepada tokoh-tokoh Rabithah Alawiyah untuk membantu menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) ke umat.


"Banyak bahasa hukum, kepolisian, yang kalau langsung disampaikan ke masyarakat perlu ada penerjemahan, jadi tadi kami sampaikan ke beliau-beliau, 'Pak titip supaya pesan kamtibmas kami bisa disampaikan ke umat dengan bahasa-bahasa umat," kata Listyo usai kunjungan, Sabtu (30/1).


"Tentunya itu akan sangat membantu untuk menjaga situasi yang bisa lebih kondusif," imbuhnya.


Listyo menyatakan kunjungan itu merupakan lanjutan dari rangkaian silaturahmi ke sejumlah ormas keagamaan, seperti NU dan Muhammadiyah.


"Kami tadi di dalam berdiskusi ke depan agar bisa membangun sinergi yang lebih baik, khususnya bagaimana sinergi antara umara dengan ulama di dalam melaksanakan berbagai macam program kegiatan," ucap dia.


Diketahui, usai dilantik menjadi Kapolri pada Rabu (27/1), Sigit melakukan kunjungan ke berbagai Ormas. Pada Kamis (28/1), ia menyambangi Kantor Pusat Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Kemudian sehari berikutnya, ia mengunjungi Kantor Pusat Muhammadiyah.


Sejak nama Listyo disodorkan menjadi calon Kapolri, NU dan Muhammadiyah tak mempersoalkan status agama. Listyo diketahui bukan seorang muslim.


Ketua PBNU Marsudi Syuhud menyatakan pihaknya menghormati hak prerogatif Jokowi sebagai presiden. Mereka pun tak mempersoalkan latar belakang keyakinan Listyo.


"Kalau kita lihat negara Islam mana pun, Islam pun banyak yang mengangkat pembantu-pembantunya dari nonmuslim. Itu saja. Cukup secara pengalaman, kafaah itu cakap. Cakap itu mempunyai segalanya, kepandaian, ilmunya, integritasnya," kata Marsudi.


Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti mengatakan pemilihan Kapolri merupakan hak dari presiden. 


Sementara Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto Listyo Sigit harus mampu menjawab berbagai tantangan dan tren kejahatan yang saat ini bermetarfosa dalam berbagai bentuk. [Democrazy/cnn]