-->

Breaking

logo

Rabu, 27 Januari 2021

Misteri Angka 1 di Balik Pengangkatan Listyo Sigit sebagai Kapolri

Misteri Angka 1 di Balik Pengangkatan Listyo Sigit sebagai Kapolri

Misteri-Angka-1-di-Balik-Pengangkatan-Listyo-Sigit-sebagai-Kapolri
DEMOCRAZY.ID - Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi mengemban jabatan Kapolri setelah dilantik oleh Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, hari ini, Rabu (27/1/2021). 

Ia menggantikan Jenderal Idham Azis yang telah pensiun atau Purnawirawan.


Namun di balik terpilihnya Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri,  ternyata ada filosofi angka 1 disetiap rangkaian perjalanan menuju kursi kepemimpinan tersebut.


Angka 1 itu tercermin dimulai dari berasalnya angkatan Sigit di internal Korps Bhayangkara. 


Ia diketahui merupakan jebolan Akpol tahun 1991.


Kemudian, Sigit juga tercatat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) yang ke-21. Sebelum itu, Sigit juga pernah menjadi ajudan RI 1 atau Presiden Jokowi pada tahun 2014.


Dari segi umur, Sigit juga diketahui saat ini menginjak usia lima puluh satu (51). Ia merupakan pria kelahiran Ambon, Maluku, 5 Mei 1969. 


Penunjukan Jenderal Sigit pun terjadi di tahun 2021. Bahkan, bulannya pun angka 1 yakni, Januari.


Sigit ditunjuk Presiden Jokowi sebagai calon Kapolri tunggal pada tanggal 13 Januari 2021 lalu. 


Setelah itu, ia mengikuti Fit and Proper Test 20 Januari 2021.


Dan pada akhirnya, Sigit tepat hari ini 27 Januari 2021, resmi menjabat Tri Brata 1 atau TB 1 -sebutan khas Kapolri-.Jenderal Idham Azis sendiri telah resmi menyerahkan Panji Tribrata Polri kepada Jenderal Sigit. Hal itu menandakan bahwa Korps Bhayangkara resmi dibawah komando Sigit.


Idham Azis meyakini bahwa program Presisi atau Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan yang digagas oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, akan membawa Korps Bhayangkara jauh lebih baik kedepannya.


"Saya yakin dan berdoa, di tangan Bapak Listyo Sigit melalui program transformasi menuju Polri yang Presisi isntitusi Polri akan jauh lebih baik lagi," kata Idham Azis saat penyerahan Panji Tribrata Polri di Gedung Rupatama, Rabu (27/1/2021).


Sigit menyatakan bahwa penunjukan dirinya sebagai Kapolri adalah merupakan suatu amanah yang besar. 


Sehingga diperlukan komitmen yang besar selama perjalanannya.


"Penunjukan saya sebagai Kapolri merupakan suatu amanah yang sangat besar bagi saya untuk menanggung konsekuensi pertanggungjawaban tidak saja kepada hukum dan peraturan perundang-undangan kepada pemimpin negara masyarakat dan negara tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Kuasa," ujar Sigit di Gedung Rupatama Mabes Polri. [Democrazy/okz]