Terungkap! Ada 'Kejanggalan' Video CCTV Rumah Ferdy Sambo Diduga Editan, Sepatu Berubah Jadi Sandal | DEMOCRAZY News | Indonesian Political News

Breaking

logo

24 Agustus 2022

Terungkap! Ada 'Kejanggalan' Video CCTV Rumah Ferdy Sambo Diduga Editan, Sepatu Berubah Jadi Sandal

Terungkap! Ada 'Kejanggalan' Video CCTV Rumah Ferdy Sambo Diduga Editan, Sepatu Berubah Jadi Sandal

Terungkap! Ada 'Kejanggalan' Video CCTV Rumah Ferdy Sambo Diduga Editan, Sepatu Berubah Jadi Sandal

DEMOCRAZY.ID - Terungkap, ada kejanggalan video cctv rumah Ferdy Sambo sebelum kejadian diduga editan, sepatu jadi sandal.


Kejanggalan video cctv rumah Ferdy Sambo itu diungkap pengacara keluarga Brigadir Joshua, Kamaruddin Simanjuntak dalam ‘Aiman’ yang tayang di kanal Youtube Kompas TV.


Awalnya, Aiman Witjaksono mengonformasi kabar bahwa Kamaruddin meragukan video cctv rumah Ferdy Sambo.


Video CCTV dimaksud itu adalah yang beredar luas di masyarakat dan media sosial.


Dalam video itu menunjukkan kedatangan Brigadir Joshua bersama rombongan sepulang dari Magelang.


Di video dimaksud, merekam Brigadir Joshua datang mengenakan kaos putih.


“Saya memperhatikan di rekaman CCTV, Joshua itu ketika dia dekat mobil dia memakai sepatu,” ujarnya.


Akan tetapi, dalam frame selanjutnya, Brigadir Joshua tidak lagi memakai sepatu.


“Ketika dekat pintu dia memakai sandal,” bebernya.


Kamaruddin curiga itu merupakan video beberapa bulan lalu, yang kebetulan mengenakan kaos yang sama.


“Kemudian diedit dibuat seolah-olah kejadian hari itu,” kata dia.


Kejanggalan lain adalah, saat dalam tugas pengawalan, tidak mungkin seorang polisi mengenakan kaos oblong.


“Tidak mungkin (saat pengawalan) menggunakan kaos. Karena kan informasinya dia pulang dari pengawalan,”


“Kalau pengawalan, seorang ajudan tentu tidak pakai kaos. Janggal itu,” tegasnya.


Itu sebabnya sejak awal pihaknya selalu ingin mengetahui dimana pakaian yang dipakai Brigadir Joshua pada hari Jumat berdarah di rumah dinas mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo itu.


“Kita kan selalu mencari dimana pakaian dari pada almarhum ketika dibantai,” terangnya.


Karena itu, Kamaruddin menduga bahwa Brigadir Joshua tidak dibunuh di Jakarta.


“Bisa jadi,” kata dia.


Kamaruddin lantas menyinggung soal sejumlah polisi yang datang ke rumah orang tua Joshua di Sungai Bahar.


Kedatangan mereka untuk mengantarkan barang-barang milik Brigadir Joshua di rumah pribadi Ferdy Sambo.


“Dan sepatunya bersih, tidak ada bercak darah. Padahal kakinya tertembak. Dari lipatan kaki ada rembesan darah. Kok sepatunya bersih?” heran Kamaruddin.


“Artinya, bukan (sepatu) itu yang dipakai saat pembantaian. Itu logika berfikirnya,” tekan Kamaruddin Simanjuntak.


“Berarti, Brigadir Joshua nyeker tanpa alas kaki dari ruma Saguling ke rumah dinas,”


“Karena sepatu yang ada di CCTV itu tertinggal di rumah Saguling,” sambungnya. [Democrazy/pojoksatu]