HUKUM

Pernah Ancam Brigadir Joshua, Ini Salah Satu Ajudan Ferdy Sambo Diduga 'Kompori' Sang Jenderal Eksekusi Joshua

DEMOCRAZY.ID
Agustus 14, 2022
0 Komentar
Beranda
HUKUM
Pernah Ancam Brigadir Joshua, Ini Salah Satu Ajudan Ferdy Sambo Diduga 'Kompori' Sang Jenderal Eksekusi Joshua

Pernah Ancam Brigadir Joshua, Ini Salah Satu Ajudan Ferdy Sambo Diduga 'Kompori' Sang Jenderal Eksekusi Joshua

DEMOCRAZY.ID - Pengungkapan kasus pembunuhan Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo masih terus dilakukan.


Kasus yang disebut sebagai Jumat berdarah itu, perlahan mulai terkuak siapa saja yang terlibat.


Terbaru, sosok Brigadir Deden atau Brigadir J kembali disorot pengacara keluarga Brigadir J yakni Kamaruddin Simanjuntak.


Brigadir D ini diduga menghasut sang Jenderal Ferdy Sambo untuk mengeksekusi Brigadir J.


Saat ini Kamaruddin Simanjuntak mempertanyakan soal status hukum Brigadir D tersebut dalam kasus kematian Brigadir J di rumah Ferdy Sambo.


Kamaruddin menyebut Brigadir D ini seharusnya juga harus ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir J.


Bahkan kata Kamaruddin Simanjuntak, sosok Brigadir D ini juga diduga pernah mengancam Brigadir J dan kuat dugaan menghasut Ferdy Sambo untuk mengeksekusi almarhum Yosua Hutabarat.


"Dia Brigadir D ini ajudan melekat, yang diduga sering memberikan hasutan sehingga Ferdy Sambo terhasut," kata Kamaruddin seperti dilansir dari Channel YouTube Refly Harun, Minggu 14 Agustus 2022.



Sementara itu Refly Harun salah sebagai Ahli Hukum tata negara menjelaskan soal keterlibatan Brigadir D dalam kasus pembunuhan Brigadir J di rumah Ferdy Sambo tersebut.


Refly Harun pun menyebut seharusnya sang Brigadir D yang diduga menghasut Ferdy Sambo tersebut seharusnya juga telah ditetapkan tersangka.


"Namun hingga saat ini dia (Brigadir D) belum ditetapkan tersangka, kita menunggu saja," tutur Refly Harun melalui Channel YouTubenya.


Menurut Refly Harun, kuasa hukum keluarga Yosua masih meyakini ada tersangka lain lagi dalam kasus pembunuhan Brigadir J tersebut.


Bahkan kata Refly Harun, sesuai pernyataan pihak pengacara keluarga Brigadir J tersebut, Yosua sebelumnya mendapat ancaman sebelum dibunuh di rumah Ferdy Sambo.


"Ada inisial D yang mulai mengancam Brigadir J sejak bulan Juni sampai dengan 1 hari sebelum hari naas itu terjadi," beber Refly Harun seperti pernyataan pengacara keluarga Yosua yakni Mansur Febrian.


Refly Harun juga membeber, yang sering mengancam Brigadir J dengan inisial Brigadir D tersebut merupakan skuat lama ajudan Ferdy Sambo.


Kini pihak kepolisian masih terus mendalami proses pengungkapan kasus pembunuhan Brigadir J. [Democrazy]


Sumber: TerasGorontalo

Penulis blog