Satu Orang Terluka Berlumuran Darah Saat Ricuh Pendukung HRS vs Polisi | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Senin, 30 Agustus 2021

Satu Orang Terluka Berlumuran Darah Saat Ricuh Pendukung HRS vs Polisi

Satu Orang Terluka Berlumuran Darah Saat Ricuh Pendukung HRS vs Polisi

Satu Orang Terluka Berlumuran Darah Saat Ricuh Pendukung HRS vs Polisi

DEMOCRAZY.ID - Sejumlah orang yang berada di sekitar Pengadilan Tinggi DKI Jakarta ditangkap oleh polisi setelah putusan vonis banding Rizieq Shihab di kasus swab RS Ummi.


Pantauan wartawan, seorang pria terlihat terluka di bagian kepalanya sebelum ditangkap. 


Belum diketahui penyebab orang yang ditangkap itu terluka.


Kericuhan terjadi usai pembacaan vonis banding Rizieq sekitar pukul 11.35 WIB. 


Kericuhan pecah antara polisi dengan massa di perempatan Coca Cola, Cempaka Putih. 


Polisi menembakkan gas air mata beberapa kali.


Kemudian, arus lalu lintas sempat lumpuh dan terhalang. 


Jalur cepat pun ditutup dan tak bisa dilalui. 


Beberapa saat kemudian, polisi mulai menangkap massa yang berlarian di sekitar jalur tersebut.


Terlihat ada satu orang yang berlarian dengan berlumuran darah di bagian kepala. 


Dia mencoba menghindari aparat kepolisian yang mengejarnya.


Orang tersebut mencoba menghindar hingga menaiki halte TransJakarta yang sepi pasca kericuhan. 


Namun aparat yang bertugas berhasil menangkapnya di halte TransJakarta.


Polisi pun melakukan penyisiran di sekitar halte. 


Sejumlah penumpang diberhentikan polisi untuk diperiksa sejenak. 


Kemudian, beberapa orang lain kembali diamankan.


Berdasarkan pantauan, ada sekitar 3 orang lebih yang ditangkap polisi.


Kericuhan berhasil diredam usai sejumlah kendaraan taktis dan polisi yang membawa senjata gas air mata diturunkan. 


Sekitar pukul 12.15 WIB, arus lalu lintas sudah normal dan jalur cepat sudah dibuka.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait jumlah orang yang diamankan kepolisian. [Democrazy/cnn]