Begini Kronologi Lengkap OTK Serang Paskhas AU Dogiyai Papua hingga Sebabkan 13 Rumah & 19 Kios Terbakar | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Sabtu, 17 Juli 2021

Begini Kronologi Lengkap OTK Serang Paskhas AU Dogiyai Papua hingga Sebabkan 13 Rumah & 19 Kios Terbakar

Begini Kronologi Lengkap OTK Serang Paskhas AU Dogiyai Papua hingga Sebabkan 13 Rumah & 19 Kios Terbakar

Begini Kronologi Lengkap OTK Serang Paskhas AU Dogiyai Papua hingga Sebabkan 13 Rumah & 19 Kios Terbakar

DEMOCRAZY.ID - Permukiman warga di Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai, Papua, dibakar sejumlah orang tak dikenal (OTK). 


Orang-orang yang membakar permukiman diduga terkait dengan kelompok yang sebelumnya menyerang prajurit elite TNI AU, yakni Paskhas, di area runway Bandara Moanemani.


"Pada Kamis, 15 Juli 2021, pukul 17.08 WIT, bertempat di Distrik Kamuu Kompleks, Kabupaten Dogiyai, telah terjadi perusakan dan pembakaran rumah milik masyarakat pendatang yang dilakukan sekelompok warga," terang Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/7/2021).


Akibat penyerangan terhadap Paskhas di bandara, dua prajurit mengalami luka. 


Mereka lalu dilarikan ke RSUD setempat menggunakan mobil ambulans milik Bandara Moanemani.


"Didik Prayudi terkena pukulan menggunakan batu di bagian kepala atas leher. Atok Tri Utomo terkena parang," terang Kamal.


Sementara itu, akibat pembakaran rumah dan kios, salah satu warga pendatang, Hendrik Simatupang, tewas. 


Dan satu perempuan, Ester Paruka, mengalami luka panah pada bagian bawah ketiak kiri.


Berikut kronologinya:



-pukul 17.08 WIT


Personel Pos Satgas Paskhas Pos Moanemani mendapat laporan dari masyarakat soal sekelompok orang menenggak minuman keras (miras) dan mabuk di runway Bandara Moanemani, Dogiyai.


-pukul 17.25 WIT


Lima personel Satgas Paskhas, dipimpin Serka Wartono, menegur sekelompok orang yang dimaksud. Paskhas juga meminta sekelompok orang yang mabuk untuk keluar dari area runway Bandara melalui jalan setapak.


Setelah itu, 5 personel Paskhas melihat sekitar 20 orang bersenjata panah, parang, dan batu. Pengeroyokan terhadap prajurit Paskhas terjadi.


Pengeroyokan berakhir setelah prajurit Paskhas melepaskan tembakan peringatan.


-pukul 17.31 WIT


Dua personel Paskhas didapati terluka dan dilarikan ke RSUD setempat menggunakan ambulans Bandara Moanemani.


-pukul 19.35 WIT


Di Kampung Ekimanida, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai, sekelompok orang berkumpul.


-pukul 20.49 WIT


Sekelompok massa yang berkumpul membakar bengkel dan warung bakso milik warga pendatang, Iwan.


-pukul 21.09 WIT


Masyarakat pendatang berbondong-bondong mengamankan diri ke pos-pos aparat keamanan setempat.


-pukul 22.13 WIT


Sekelompok orang yang membakar bengkel dan warung bakso milik Iwan juga membakar bangunan dan rumah-rumah milik pendatang.


-pukul 04.45 WIT (Jumat, 16 Juli)


Massa masih melakukan pembakaran hingga ke Kampung Ikabo, serta menjarah isi toko dan bangunan milik warga.


-pukul 05.43 WIT


Masyarakat Kampung Ikabo mulai memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.


-pukul 06.41 WIT


Kapolsek Kamuu Iptu Mikael Ayomi dan 9 personelnya tiba di Kampung Ikaabo untuk mengevakuasi jenazah warga, Hendrik, yang tewas terjebak api di rumahnya. [Democrazy/btr]