Video Detik-detik Pendukung Teroris ISIS Dibekuk di Masjidil Haram | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Jumat, 02 April 2021

Video Detik-detik Pendukung Teroris ISIS Dibekuk di Masjidil Haram

Video Detik-detik Pendukung Teroris ISIS Dibekuk di Masjidil Haram

Video-Detik-detik-Pendukung-Teroris-ISIS-Dibekuk-di-Masjidil-Haram

DEMOCRAZY.ID - Insiden terjadi di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi di lantai pertama masjid tersebut. 

Video detik-detik pendukung teroris ISIS itu mengusik jemaah di Masjidil Haram beredar di media sosial.


Jadi insiden ini terjadi saat jemaah sedang khusyuk beribadah usai Salat Ashar, tiba-tiba seorang pria berpisau berteriak mendukung ISIS dan berdoa kepada Allah agar ISIS bisa eksis di Yaman dan di seluruh dunia. 


Untungnya keamanan Masjidil Haram sigap. Dengan cepat pria itu dibekuk oleh petugas keamanan.


Video detik-detik Pendukung ISIS


Video-Detik-detik-Pendukung-Teroris-ISIS-Dibekuk-di-Masjidil-Haram

Nah video detik-detik pendukung teroris itu dibekuk petugas beredar di media sosial lho. 


Pria tersebut membawa pisau berteriak dan berdoa kepada Allah agar ISIS bisa eksis di seluruh belahan dunia gitu.


Di media sosial beredar dua versi video pria pendukung ISIS itu berteriak mengganggu jemaah di Masjidil Haram. Petugas keamanan langsung membekuknya.


Pada versi video 2,20 menit di kanal Youtube Al Madina Channel, pendukung teroris tiba-tiba teriak mendukung ISIS dengan mengacungkan pisau ke atas. 


Pendukung ISIS ini terus berteriak dan berjalan melewati barisan jemaah.


Teriakan pendukung teroris ini sontak mengundang perhatian termasuk petugas keamanan. 


Petugas pun mengikutinya di belakang. Namun pria tersebut terus menerus berteriak lantang dan terus berjalan.


Sejurus kemudian, terdengar suara mirip tembakan beberapa kali. Jemaah di Masjidil Haram pun heboh dan kemudian menyemut mendekati titik teriakan pria pendukung ISIS tersebut.


Berkaitan dengan insiden tersebut, Presiden Hamarain, Syeikh Abdul Rahman As Sudais mengutuk keras hal tersebut. 


Dia menegaskan dua masjid suci yaitu Masjidil Haram dan Masjid Nabawi adalah tempat untuk beribadah dan melaksanakan ritual, bukan untuk menyerukan slogan dukungan tertentu.



Komentar As Sudaish


<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/7z9w1nT9Y5Q" title="YouTube video player" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>

Kepala Presidensi Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Syekh Abdurrahman as-Sudais, penggunaan ungkapan-ungkapan ekstremis rasial yang sempat dilontarkan oleh pelaku tersebut sejatinya sangat bertentangan dengan ajaran dan nila-nilai dari agama Islam.


Bahkan, Syekh Abdurrahman as-Sudaispria menilai, aksi bersenjata yang meneriakkan seruan mendukung teroris itu justru menodai kesucian Masjidil Haram.


“(Pelaku) tidak menghormati kesucian tempat ini. Allah telah menjadikan Masjidil Haram sebagai tempat ibadah, termasuk salat, tawaf, dan haji,” jelasnya menyadur The National News.


Hingga tulisan ini dimuat, belum diungkap identitas dari pria tersebut, termasuk berasal dari negara dan kewarganegaraannya mana.


Kendati begitu, tidak diketahui lebih lanjut terkait peristiwa pria bersenjata yang diduga terpapar paham radikalisme teroris tersebut. 


Namun dipastikan, sejauh ini tidak ada korban luka dan korban jiwa akibat dari peristiwa itu. [Democrazy/hps]