Breaking

logo

28 September 2022

JEJAK Rasamala Aritonang, Dulu Menolak Jadi ASN Polri, Sekarang Tim Pengacara Sambo

JEJAK Rasamala Aritonang, Dulu Menolak Jadi ASN Polri, Sekarang Tim Pengacara Sambo

JEJAK Rasamala Aritonang, Dulu Menolak Jadi ASN Polri, Sekarang Tim Pengacara Sambo

DEMOCRAZY.ID - Rasamala Aritonang adalah salah satu pengacara yang tergabung dalam tim Ferdy Sambo untuk kasus pembunuhan Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.


Sosok Rasamala Aritonang sendiri dikenal sebagai orang yang lama berkecimpung dengan gerakan antikorupsi dan bergabung di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


Jabatan terakhirnya di KPK adalah Kepala Bagian Perancangan Peraturan dan Produk Hukum pada Biro Hukum KPK


Pada 2021 lalu, ia merupakan satu dari pulahan pegawai KPK yang didepak ketika terjadi polemik di tubuh Lembaga anti rasuah itu terkait Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) di era Firli Bahuri. 


Terkait jadi kuasa hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Rasamala Aritonang sendiri punya alasan. 


“Ya, setelah mempertimbangkan berbagai aspek dalam perkara ini saya menyetujui permintaan menjadi Penasihat Hukum, pertimbangannya terutama Pak Ferdy telah bersedia mengungkap fakta yang sebenarnya yang ia ketahui terkait kasus ini di persidangan nanti,” ucap Rasamala Aritonang, Rabu (28/9/2022).


Selain itu, Rasamala juga menyinggung soal temuan Komnas HAM dalam kasus ini yang memperkuat dirinya menjadi kuasa hukum dari Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.


“Kedua, adanya berbagai dinamika yang terjadi dalam kasus ini termasuk temuan Komnas HAM,” ujar Rasamala.


Jejak Rasamala Aritonang


Rasamala mengenyam pendidikan S-1 di Fakultas Hukum Unversitas Udayana Bali. 


Setelah lulus, ia melanjutkan studi S-2 di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI).


Ia juga tercatat mengajar di Fakultas Hukum Universitas Parahayangan.


Pada 2021 lalu, ia sempat menolak tawaran Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat polemik di KPK.


Waktu itu, Kapolri ingin mengangkat dirinya dan beberapa eks KPK untuk menjadi aparatur sipil negera (ASN) di lingkungan Polri.


Menurutnya, ia telah menetapkan diri untuk mendedikasikan diri sebagai pengajar hukum pada Fakultas Hukum Universitas Parahyangan.


Ia pun menghargai pendapat itu, tapi tidak bisa menerima tawaran tersebut. 


“Dengan tetap menghormati pihak kepolisian saya tidak mengambil tawaran untuk bergabung sebagai ASN Polri dengan mempertimbangkan bahwa saat ini saya telah mempunyai komitmen untuk mendedikasikan diri sebagai pengajar hukum pada Fakultas Hukum Universitas Parahyangan,” kata Rasamala seperti dikutip dari Antara, Senin (6/12/2021) silam. 


Pada awal tahun 2022 ini, ia akhirnya kembali ke dunia hukum dengan bergabung di dunia hukum.


Pria asal Balige, Sumatera Utara ini, bergabung dengan kantor hukum bentukan eks jubir KPK Febri Diansyah dan eks peneliti ICW Donal Fariz.


Kantor hukum itu berisikan eks aktivis ICW dan sejumlah aktivis gerakan antikorupsi itu dinamai VISI LAW OFFICE. 


Kini, Pada September 2022, namanya kembali mencuat lantaran menjadi salah satu tim kuasa hukum Ferdy Sambo yang tak lama lagi menghadapi persidangan di kasus pembunuhan Briagadir J. [Democrazy]