Dulu Era SBY Dijuluki 'The Asian Tiger', Kini Istana Diteriaki 'Jokowi End Game', Elite PD: Pak SBY Sudah Membuktikannya! | DEMOCRAZY News | Media Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Jumat, 23 Juli 2021

Dulu Era SBY Dijuluki 'The Asian Tiger', Kini Istana Diteriaki 'Jokowi End Game', Elite PD: Pak SBY Sudah Membuktikannya!

Dulu Era SBY Dijuluki 'The Asian Tiger', Kini Istana Diteriaki 'Jokowi End Game', Elite PD: Pak SBY Sudah Membuktikannya!

Dulu Era SBY Dijuluki 'The Asian Tiger', Kini Istana Diteriaki 'Jokowi End Game', Elite PD: Pak SBY Sudah Membuktikannya!


DEMOCRAZY.ID - Masyarakat Indonesia kini sedang digegerkan dengan seruan aksi ‘Jokowi End Game’ yang rencananya akan digelar berupa aksi longmarch dari Glodok ke Istana Negara.


Lantas, Politisi Partai Demokrat, Surya Makmur Nasution pun memaparkan bahwa keberhasilan pemimpin itu bukan atas dasar penilaian dirinya sendiri, melainkan dinilai pihak lain.


“Keberhasilan pemimpin bukan atas penilaian dirinya sendiri, melainkan dinilai pihak lain,” ujarnya sambil menyematkan tagar SBY is The Tiger Asian, seperti dikutip dari akun Twitternya, Jumat, 23 Juli 2021.


Menurutnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah membuktikan itu di saat masih menjabat sebagai Presiden RI.


“Bahkan, pemimpin itu harus bisa merasa, bukan merasa bisa. SBY sudah membuktikannya,” tutur Surya Makmur Nasution.


Walaupun begitu, Surya Makmur Nasution menyampaikan bahwa pujian ‘The Asian Tiger’ tersebut tidak ditulis SBY, melainkan majalah Time.


Di dalam majalah tersebut, SBY disebut ‘The Asian Tiger is Back’ karena kesuksesannya memimpin Indonesia di tengah krisis 1998.


“Bukan SBY yang menulis tentang dirinya sukses memimpin Indonesia di tengah krisis 1998. Tapi, Majalah Time: ‘The Asian Tiger is Back’,” ungkapnya.


Menurutnya, redaksi Time tidak sembarangan memutuskan untuk memberikan pujian ‘The Asian Tiger is Back’ kepada SBY.


Redaksi Time, sambung Surya Makmur Nasution, sudah melakukan riset dengan data yang kuat.


“Redaksi TIME tak sembarangan memutuskan cover judul tersebut. Itu berdasar argumentasi dengan riset data yang kuat,” pungkasnya sambil menyematkan tagar Demokrat is back.  [Democrazy/pkr]