Hentikan Pencitraan! Kasih Jaket & Marah-marah Tak Membantu Penanganan Bencana | DEMOCRAZY News | Portal Berita Indonesia - berita terbaru, berita terkini, berita indonesia, politik -->

Breaking

logo

Jumat, 09 April 2021

Hentikan Pencitraan! Kasih Jaket & Marah-marah Tak Membantu Penanganan Bencana

Hentikan Pencitraan! Kasih Jaket & Marah-marah Tak Membantu Penanganan Bencana

Hentikan-Pencitraan-Kasih-Jaket-dan-Marah-marah-Tak-Membantu-Penanganan-Bencana

DEMOCRAZY.ID - Penanganan banjir bandang yang terjadi di sejumlah wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan NTB tidak akan membuahkan hasil apapun jika hanya mengedepankan pencitraan politik.

Di mana pada saat meninjau lokasi bencana banjir bandang di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, NTT, Selasa (6/4) lalu, Mensos Tri Rismaharini marah-marah kepada relawan bencana.


Teranyar, Presiden Jokowi memberikan jaket yang dikenakannya berwarna merah kepada salah seorang warga di lokasi bencana yang ditinjau, yakni di Desa Amakaka, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata NTT pada hari ini, Jumat (9/4).


"Tidak akan selesai dengan kedua hal tersebut (marah-marah dan memberikan jaket). Banyak pencitraannya," kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin sesaat lalu di Jakarta, Jumat (9/4).


Menurut Dosen Universitas Al-Azhar Indonesia ini, untuk menangani banjir mestinya pemerintah pusat punya grand design penanganan bencana secara nasional.


"Termasuk di NTT. Sehingga kejadian bencana tersebut bisa diantisipasi sejak dini," tuturnya.


"Istilahnya sedia payung sebelum hujan. Dan jika ada bencana yang tak diduga pun, bisa diselesaikan secara baik," demikian Ujang Komarudin. [Democrazy/rml]