Bupati Penajam Paser Utara: Kalimantan Timur Sumbang Rp 600 T ke Pemerintah Pusat Tiap Tahunnya | DEMOCRAZY News | Media Informasi Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Jumat, 22 Oktober 2021

Bupati Penajam Paser Utara: Kalimantan Timur Sumbang Rp 600 T ke Pemerintah Pusat Tiap Tahunnya

Bupati Penajam Paser Utara: Kalimantan Timur Sumbang Rp 600 T ke Pemerintah Pusat Tiap Tahunnya

Bupati Penajam Paser Utara: Kalimantan Timur Sumbang Rp 600 T ke Pemerintah Pusat Tiap Tahunnya

DEMOCRAZY.ID - Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud menyampaikan permasalahan yang ada pada ibu kota baru adalah menunggu terlalu lama.


Abdul Gafur menyampaikan masyarakat di Penajam Paser Utara sudah sangat menantikan pemindahan ibu kota baru bisa segera direalisasikan.


"Saya rasa yang saya hadapi itu menunggu terlalu lama. Menunggu terlalu lama pembinaan ibu kota baru," kata Abdul Gafur.


"Dan ini juga bukan masalah dari kami, karena masyarakat dari kamu di Penajam Paser Utara," sambungnya.


Bahkan warga di Kalimantan Timur, warganya sangat memimpikan pemindahan ibu kota negara tersebut.


Bukan tanpa alasan, penantian ini demi terwujudnya pembangunan yang merata, terutama di sektor Indonesia bagian tengah dan bagian timur.


"Ini bahasa-bahasa warung kopi kami di Kalimantan Timur. Jadi memang itu diimpi-impikan," ucapnya, dilansir Pikiran-Rakyat.com dari YouTube Akbar Faizal Uncensored.


Bagaimana nantinya pembangunan di Indonesia dapat merata di seluruh Indonesia.


"Saat ini mungkin saya kebetulan saja menjadi Bupati Penajam Paser Utara," tuturnya.


Dia menceritakan saat Presiden Jokowi mengumumkan akan menjadikan Penajam Paser Utara sebagai ibu kota baru, sebagai pejabat negara pusat dan daerah kami samina wa athona.


Disampaikannya hal yang dibutuhkan oleh daerah di Kalimantan Timur tersebut adalah pembangunan.


"Kalimantan Timur lebih dari 600 triliun per tahun menyumbangkan dari dulu ke pemerintah pusat," jelasnya.


Bahkan, diungkapkan Abdul Gafur, sumbangan tersebut menjadi subsidi silang untuk Bank Indonesia.


"Tapi orang Kalimantan Timur tidak pernah repot tuh Alhamdulillah kami selalu ikhlas-ikhlas saja," tuturnya.


"Dan kami tidak menjadi anak yang nakal, kami selalu samina wa athona untuk pembangunan negeri ini," katanya menambahkan.


Abdul Gafur bersyukur, sebagai orang yang lahir di Kalimantan Timur, tanahnya itu bisa saja disebut sebagai tanah penuh keberkahan.


Bukan hanya masyarakatnya saja, tetapi juga alam dan sekitarnya pun diberkahi. [Democrazy/pk-ry]