Bukan Dicurangi, Bambang Pacul Bongkar Penyebab Ganjar 'Keok' di Kandang Banteng - DEMOCRAZY News
POLITIK

Bukan Dicurangi, Bambang Pacul Bongkar Penyebab Ganjar 'Keok' di Kandang Banteng

DEMOCRAZY.ID
Mei 08, 2024
0 Komentar
Beranda
POLITIK
Bukan Dicurangi, Bambang Pacul Bongkar Penyebab Ganjar 'Keok' di Kandang Banteng

Bukan Dicurangi, Bambang Pacul Bongkar Penyebab Ganjar 'Keok' di Kandang Banteng


DEMOCRAZY.ID - Politisi senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Bambang Pacul mengungkap penyebab kekalahan paslon 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Jawa Tengah. 


Menurut Bambang Pacul, kekalahan paslon yang diusung PDIP itu di kandang banteng bukan karena dicurangi oleh paslon lain.


Kekalahan Ganjar-Mahfud di Jawa Tengah memang cukup mengejutkan. Sebab Jawa Tengah selama ini dikenal sebagai wilayah basis PDIP.  


Banyak yang beranggapan kalahnya Ganjar-Mahfud di Jawa Tengah karena faktor ikut campurnya pemerintah dalam membela paslon Prabowo-Gibran.


Bambang Pacul, sebagai Ketua PDIP Jawa Tengah, membantah kekalahan Ganjar-Mahfud di wilayahnya karena dicurangi. 


Bambang mengaku melakukan evaluasi saat mengetahui Ganjar-Mahfud kalah di Jawa Tengah.


"Komandan lapangan setelah selesai pertempuran harus melakukan post mortem. Harus dicek lapangan kenapa bisa sampai seperti ini, kalah apa saya, di mana mereka bisa mengalahkan saya?" ujar Bambang Pacul dikutip dari Youtube Deddy Corbuzier.


"Kan katanya curang?" timpal Deddy. 


"Nggak pak," tegas Bambang Pacul. 


Menurut dia, pihaknya melakukan analisis mengapa Ganjar-Mahfud sampai kalah di 38 provinsi di Indonesia.


Dari hasil analisis di Jawa Tengah, Bambang Pacul mengatakan, kekalahan Ganjar-Mahfud karena faktor strategi. 


"Analisis dulu pak, 38 provinsi rontok semua kaya keserang badai. Gile ini kekuatan apa, kita lakukan hipotesis dulu. Kita analisis dulu. Kita jangan reaksioner dulu. Di mana kita kalah? Strateginya," tutur Bambang.


Dari 35 kabupaten di Jawa Tengah, Bambang mengatakan, Ganjar-Mahfud hanya menang di daerah yaitu Wonogiri dan Boyolali.


Menurut dia, pukulan sehebat ini hanya ada dua sebab. Pertama karena aksi curang yang massif atau kedua aksi tempur yang massif.


"Kami Analisis dulu. Akhirnya sampai pada kesimpulan kami kalah kelas. Komandan tempur mereka kelas A," ujar Bambang Pacul.


"Jadi bapak mengatakan kalahnya Ganjar bukan karena kecurangan?" tanya Deddy meminta ketegasan Bambang Pacul. 


Lagi-lagi Bambang menegaskan kalahnya Ganjar bukan karena kecurangan. 


"Bahwa penyebab kekalahannya apa aku sudah tahu, siapa ahli strategi saya tahu, kekuatannya saya juga tahu. Artilerinya bergelombang pak," ujar Bambang Pacul.


Sumber: Suara

Penulis blog