POLITIK

Sidang Pilpres RI di MK Disorot Media Asing, Bahas Anies-Ganjar

DEMOCRAZY.ID
Maret 30, 2024
0 Komentar
Beranda
POLITIK
Sidang Pilpres RI di MK Disorot Media Asing, Bahas Anies-Ganjar

Sidang Pilpres RI di MK Disorot Media Asing, Bahas Anies-Ganjar


DEMOCRAZY.ID - Pekan ini, sidang perdana sengketa atau Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHUP) Presiden dan Wakil Presiden 2024 (pilpres) digelar di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Media asing pun ramai-ramai menyoroti ini.


Salah satunya Reuters. Media itu menulis artikel berjudul 'Indonesia's losing candidates urge court to disqualify president-elect' pada Rabu (27/3/2024).


"Kandidat presiden Indonesia yang kalah mengajukan tuntutan hukum untuk pemilu bulan lalu pada hari Rabu, menuduh negara melakukan campur tangan dan mendesak pemungutan suara ulang dan mendiskualifikasi pemenangnya, Prabowo Subianto," demikian laporan media tersebut.


Reuters menyoroti dua capres, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo. Keduanya menyebut kemenangan Prabowo terbantu oleh tekanan terhadap pejabat daerah dari pemerintahan yang partisan, serta Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang menggunakan bantuan sosial sebagai alat politik.


"Anies mengatakan pemilu ini menunjukkan negara demokrasi terbesar ketiga di dunia itu berisiko kembali ke masa lalu yang otoriter, dan memperingatkan bahwa hal itu bisa menjadi preseden buruk," lapor media itu lagi.


Hal sama juga dilaporkan Associated Press (AP News). Media itu membuat artikel 'Indonesia's top court begins hearing election appeals of 2 losing candidates who want a revote'.


"Gugatan Anies menyatakan adanya penyimpangan yang terjadi sebelum, saat, dan setelah pemilu yang berujung pada kemenangan Prabowo, dan tim kuasa hukumnya akan mengungkap bukti dan dalilnya di persidangan," demikian laporan media tersebut.


Media Asing Soroti Tuntutan Anies di Sidang Sengketa Pilpres 2024


Media Asing Soroti Tuntutan Anies di Sidang Sengketa Pilpres 2024


DEMOCRAZY.ID - Media asing menyoroti gelaran sidang perdana sengketa hasil pemilihan presiden atau Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK) pada Rabu (27/3).


Media berbasis di Qatar, Al Jazeera, mewartakan salah satu calon presiden yang kalah, Anies Baswedan, mengatakan kepada pengadilan bahwa pemilu Februari lalu tidak adil dan penuh dengan campur tangan.


Al Jazeera juga menyoroti tuduhan Anies soal dugaan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, sebagai pemenang pemilu memanfaatkan pengaruh rezim berkuasa untuk menggiring suara pemilih.


"Anies, eks Guberbur Jakarta dan Menteri Pendidikan, menuduh ada tekanan besar dari pemerintah terhadap pemerintah daerah, dan mobilisasi bantuan sosial dipakai 'alat transaksional' untuk memastikan hasil (pemilu) sesuai," bunyi kutipan laporan Al Jazeera.


Media tersebut pun menyoroti tuntutan Anies yang mendesak pemilihan ulang.



Tak hanya Al Jazeera, kantor berita berbasis di Inggris, Reuters, juga mewartakan hal serupa.


Dalam laporannya, Reuters bahkan menyoroti permintaan Anies untuk mendiskualifikasi Prabowo dan Gibran dari Pilpres 2024.


"Pemilu ini, kata Anies, menunjukkan bahwa negara demokrasi terbesar ketiga di dunia ini sedang berisiko terjerumus kembali ke masa lalu yang otoriter," bunyi laporan Reuters.


Beberapa media lokal luar negeri seperti The Straits Times dan Channel NewsAsia di Singapura hingga Business Today di Malaysia juga turut memberitakan sidang sengketa hasil Pilpres 2024 RI.



SumberCNN

Penulis blog