POLITIK

KPU Umumkan Hasil Pilpres, HRS Kirim Pesan Berapi-Api: Tidak Ada Kata Damai!

DEMOCRAZY.ID
Maret 20, 2024
0 Komentar
Beranda
POLITIK
KPU Umumkan Hasil Pilpres, HRS Kirim Pesan Berapi-Api: Tidak Ada Kata Damai!

KPU Umumkan Hasil Pilpres, HRS Kirim Pesan Berapi-Api: Tidak Ada Kata Damai!


DEMOCRAZY.ID - Habib Rizieq Shihab menegaskan tidak ada kata damai untuk dugaan praktik kecurangan di Pilpres 2024. 


Hal itu disampaikan Habib Rizieq saat memberikan tausiyah di Masjid Jami An-Nur, Petojo, Jakarta Pusat.


Rizieq awalnya memberikan pesan untuk umat muslim untuk bersatu dalam hal-hal kebaikan dan memperjuangkan syariah Islam. 


Rizieq kemudian menegaskan agar umat jangan bersatu dengan kegiatan buruk dan mendatangkan dosa.


"Jangan bersatu dalam maksiat, jangan bersatu dalam kedzaliman, jangan bersatu dalam kemungkaran, jangan bersatu dalam kebiadaban, dan jangan bersatu dalam korupsi. Juga jangan bersatu dalam kecurangan," ucap Rizieq seperti dikutip, Rabu (20/3).


Ditegaskan oleh Rizieq, umat muslim wajib bekerjasama dalam hal kebaikan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Namun jangan pernah bekerjasama dengan perbuatan curang dan maksiat.


"Jangan pernah bekerjasama dalam pelanggaran. Hati-hati. Makanya saudara, setelah Pilpres ini banyak yang bilang adanya kecurangan. Hati-hati,"


"Kalau dulu banyak yang teriak Pemilu damai, Pemilu damai, saya sudah sampaikan saudara, sebelum Pilpres kalau mau damai jangan curang," tegas Rizieq.


"Mau damai jangan curang, curang itu bisa memecah belah bangsa. Curang itu bisa menghancurkan negara. Curang itu bisa mengadu domba. Kita sudah nasehatin jangan curang, jangan curang. Kita bikin lah pemilu itu sebagai pesta demokrasi yang indah, yang mempersatukan kita, bukan yang memecah belah," tambahnya lagi.


Lebih lanjut kata Rizieq setelah Pilpres 2024 dan banyak muncul dugaan kecurangan kini ada narasi damai yang menurutnya sangat tidak mungkin.


"Kalau sudah curang, terus teriak mari kita damai, mari kita damai. Mana mungkin kita damai dalam kecurangan, mana mungkin kita damai dalam kedzaliman,"


"Tidak ada damai dalam kecurangan, tidak pernah ada damai dalam kedzaliman saudara," kata Rizieq dengan nada tinggi.


Rizieq mengatakan bahwa jika ingin damai mari kita semua tegakkan kebenaran dan keadilan. Rizieq menyebut bahwa kecurangan di Pilpres 2024 sangat terang benderang.


"Bahkan orang buta bisa melihat (kecurangan Pemilu). Lo bayangin dah orang buta aja bisa lihat. Orang budeg juga bisa dengar itu. Karena kecurangannya sudah luar biasa," ungkap Rizieq.



KPU Umumkan Hasil Pilpres 2024


Sementara itu, KPU RI pada Rabu ini mengagendakan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat nasional untuk Provinsi Papua, dan Papua Pegunungan.


Anggota KPU RI Idham Holik menyebut KPU Provinsi Papua, dan Papua Pegunungan telah diagendakan untuk berangkat ke Jakarta menggunakan pesawat carter pada Selasa (19/3) malam.


"Nanti malam pukul 22:00 WIT, KPU Papua dan KPU Papua Pegunungan akan bersama berangkat ke Jakarta dengan mencarter pesawat," ujar Idham dikutip dari Antara.


Berdasarkan "Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Tingkat Nasional" yang dilakukan KPU RI pada Rabu (28/2) hingga Senin (18/3), pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka meraih 427.871 suara di 128 wilayah Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN).


Pada urutan kedua adalah Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan 125.110 suara, dan posisi terakhir yaitu Ganjar Pranowo-Mahfud Md yang mendapatkan 118.385 suara.


Sementara itu, berdasarkan rekapitulasi nasional per Sabtu (9/3) hingga Rabu (20/3) pukul 07.00 WIB, KPU RI telah mengesahkan perolehan suara Pilpres pada 36 provinsi di tingkat nasional.


Ke-36 provinsi tersebut meliputi Daerah Istimewa Yogyakarta, Gorontalo, Kalimantan Tengah, Bali, Lampung, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Kepulauan Riau, dan Nusa Tenggara Timur


Selanjutnya, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Banten, Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara, Jawa Timur, Sulawesi Barat, Riau, Papua Barat, Sulawesi Utara, Bengkulu, dan Sumatera Barat.


Berikutnya, Sulawesi Selatan, Aceh, Nusa Tenggara Barat, Papua Selatan, Jambi, Maluku Utara, Sumatera Utara, Sulawesi Tengah, Papua Tengah, Papua Barat Daya, Maluku, dan Jawa Barat.


Pasangan Prabowo-Gibran meraih 94.659.530 suara di 36 provinsi tersebut. Selanjutnya, Anies-Muhaimin mendapatkan 40.494.840 suara, serta Ganjar-Mahfud meraih 26.568.633 suara.


Pilpres 2024 diikuti tiga pasangan, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar pasangan calon nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka paslon nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. paslon nomor urut 3.


Sumber: Suara

Penulis blog