AGAMA ISLAMI

KISAH Konglomerat Djohari Zein Menjadi Mualaf Hingga Wujudkan Pembangunan 99 Masjid

DEMOCRAZY.ID
Maret 20, 2024
0 Komentar
Beranda
AGAMA
ISLAMI
KISAH Konglomerat Djohari Zein Menjadi Mualaf Hingga Wujudkan Pembangunan 99 Masjid

KISAH Konglomerat Djohari Zein Menjadi Mualaf Hingga Wujudkan Pembangunan 99 Masjid


DEMOCRAZY.ID - Djohari Zein sosok konglomerat pendiri perusahaan ekspedisi JNE ini memilih berpindah keyakinannya menjadi seorang mualaf.


Kisah mualafnya bermula kala dirinya bertemu dengan seorang wanita beragama Islam yang kini menjadi istrinya.


Saat itu pula dirinya mendapati sejumlah informasi terkait agama Islam dari sang istri.


Lantas dirinya yang sebelumnya memeluk agama Buddha memilih menjadi mualaf pada Tahun 1983.


"Habis jadi mualaf saya tidak langsung jadi muslim yang hebat, masih banyaklah kurang-kurangnya," kata Djohari dikutip dari channel YouTube Cerita Untungs dilihat pada Selasa (19/3/2024).


Dirinya pun mengaku saat berlabel menjadi mualaf tak menjadi seorang muslim yang begitu taat menjalankan ibadahnya.


Berjalannya waktu, dirinya yang telah berkelingkungan dengan sejumlah kelompok muslim lainnya pun mulai menemukan hidayah.


Saat itu pada Tahun 2000 terdapat seorang rekan muslimnya yang menyarankan ia untuk menjalani ibadah haji.


Tanpa berpikir panjang, Djohari lantas melaksanakan ibadah haji sebagai seorang muslim yang terbilang memiliki kemampuan secara finansial.


Hidayah pun kembali didapat Djohari saat melaksanakan ibadah haji untuk pertama kalinya.


Kala itu dirinya akan melakukan rangkaian ibadah haji dengan menaiki bukit Jabal Rahmah.


Ia pun terkejut bahwa dirinya pernah bermimpi berada di lokasi tersebut kala masih duduk di bangku SMP.


"Waktu saya melihat itu, saya ingat saya pernah memimpikan itu saat SMP, lihat ada bukit banyak orang-orang yang naik ke situ (Jabal Rahmah-red)," kata Djohari.


"Dari itu saya ingat, ah ini benar agama saya, saya tidak boleh main-main," sambungnya.


Hidayah itu semakin memotivasi Djohari untuk memperdalam ajaran Islam bagi dirinya.


Ia mengaku mulai merasakan sejumlah manfaat dari perbuatan baik yang dilakukan sesuai ajaran Islam.


Saat itu dirinya pun kerap berbagi kemanfaatn dan kebaikan bagi sesama muslim lainnya.


"Saat menjadi muslim saya mikir apa yang bisa dilakukan untuk Allah, rezeki yang kita terima luar biasa banyaknya, alangkah baiknya jika memiliki program untuk pencipta," ungkapnya.


Lantas inspirasi untuk berbuat kebaikan terus terbesit dari pria kelahiran 16 April 1954 di Medan, Sumatera Utara ini.


Djohari mengaku terinspirasi untuk selalu dapat berbagi dan bermanfaat bagi kaum muslim dengan memiliki niat kuat membangun 99 masjid.


Lantas dirinya bersujud meminta pertongan kepada Allah untuk dapat mewujudkan niat tersebut.


Niat itu pun ia sampaikan dalam setiap doanya bahkan saat melakukan ibadah umrah.


"Alhamdulillah beberapa kali bisa umrah, kalau boleh izinkan saya bangun masjid, di situ saya mendapatkan jawaban, jangankan satu, 99 juga bisa," ungkapnya.


Alhasil, niat Djohari pun terealisasi dengan membangun 99 masjid yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia.


Bahkan, ia terus berbagi rezeki dengan menyisihkan sebagian keuntungan perusahaannya kepada anak yatim. 



Sumber: TvOne

Penulis blog