EKBIS

IKN Disebut Jadi Beban APBN, Otorita Diprediksi Akan Rugikan Investor, Kok Bisa?

DEMOCRAZY.ID
Maret 27, 2024
0 Komentar
Beranda
EKBIS
IKN Disebut Jadi Beban APBN, Otorita Diprediksi Akan Rugikan Investor, Kok Bisa?

IKN Disebut Jadi Beban APBN, Otorita Diprediksi Akan Rugikan Investor, Kok Bisa?


DEMOCRAZY.ID - Belakangan Otorita IKN, telah mengajukan permintaan tambahan anggaran sebesar Rp3,5 Triliun.


Dana untuk keperluan proyek IKN tersebut, diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun ini.


Lantas permintaan pemodalan Otorita IKN tersebut menjadi sorotan utama ekonom dari Center of Economic and Law Studies (Celios).


Menurut Nailul Huda, Direktur Ekonomi Digital Celios, investasi di IKN Nusantara tidak menguntungkan bagi investor, sehingga akan menjadi beban APBN.


Ia juga menyoroti bahwa target anggaran proyek Ibu Kota Nusantara hanya mencapai 20 persen dari APBN, yang menunjukkan kesulitan bagi investor dan menyebabkan pengalihan dana dari APBN.


Lebih lanjut, Nailul Huda menekankan bahwa investasi di Ibu Kota Nusantara tidaklah menguntungkan bagi investor. Baik investor asing maupun pemodal dari domestik.


Bahkan, mayoritas investasi berasal dari APBN dan BUMN yang dipaksa oleh pemerintah untuk berinvestasi di sana.


Lantas hal ini menunjukkan bahwa terdapat hambatan signifikan dalam menarik investor ke proyek Ibu Kota Nusantara.


OIKN mengusulkan tambahan anggaran untuk tahun anggaran 2024, dengan fokus pada pengelolaan fasilitas infrastruktur.


Dikabarkan sebagian besar anggaran akan dialokasikan untuk bidang sarana dan prasarana, lingkungan hidup, transformasi hijau dan digital, serta perencanaan dan pertanahan.


Selain daripada itu, terdapat juga usulan tambahan anggaran untuk kebutuhan belanja pegawai.


Sementara itu, realisasi anggaran pembangunan Ibu Kota Nusantara per Februari 2024 mencapai angka 146 juta dolar AS atau sekitar Rp 2,3 triliun.


Meskipun demikian, tantangan masih ada di depan, terutama terkait pembayaran utang dan pembiayaan proyek-proyek yang terus berjalan.


Dengan demikian, meski proyek IKN digadang-gadang kurang menjanjikan kemajuan infrastruktur bagi Indonesia, namun tantangan dalam menarik investasi dan pengelolaan anggaran masih menjadi fokus utama yang harus diatasi.


Sumber: AyoBandung

Penulis blog