POLITIK

Daftar Nama 21 Calon Menteri Prabowo-Gibran: Ada Anak Surya Paloh dan Jenderal TNI Berdarah Bugis

DEMOCRAZY.ID
Maret 28, 2024
0 Komentar
Beranda
POLITIK
Daftar Nama 21 Calon Menteri Prabowo-Gibran: Ada Anak Surya Paloh dan Jenderal TNI Berdarah Bugis

Daftar Nama 21 Calon Menteri Prabowo-Gibran: Ada Anak Surya Paloh dan Jenderal TNI Berdarah Bugis


DEMOCRAZY.ID - Inilah nama-nama 21 Calon Menteri Prabowo-Gibran yang beredar, ada nama anak Surya Paloh hingga Jenderal TNI berdarah bugis.


Dari 21 nama Calon Menteri Kabinet Prabowo-Gibran ini yang mengejutkan terselip satu nama yang merupakan pengurus teras Partai Nasdem.


Sosok tersebut yakni Prananda Surya Paloh yang merupakan Putra Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.


Selain itu ada pula nama Letnan Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin. Diketahui, Letnan Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin merupakan jenderal berdarah bugis.


Sebelumnya, Presiden terpilih Prabowo Subianto dikabarkan tengah merancang susunan kabinet yang akan dipimpinnya.


Beredar poster yang memperlihatkan susunan kabinet Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.


Beberapa nama dari partai politik Koalisi Indonesia Maju masuk dalam daftar kandidat menteri.


Mereka antara lain Ketua Umum Partai Demokrat sekaligus Menteri ATR/Kepala BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), tokoh Bugis dan mantan Wamenhan Letnan Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin.


Serta Menkopolhukam sekaligus mantan Panglima TNI Hadi Tjahjanto, yang semuanya masuk dalam bursa kandidat Menkopolhukam.


Adapun untuk kandidat Menko Perekonomian, terdapat Menteri BUMN Erick Thohir, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Wishnu Wardhana.


Sementara itu, kandidat Menpora meliputi Budisatrio Djiwandono, anggota DPR RI Prananda Surya Paloh (putra Surya Paloh), dan Dito Ariotedjo.


Untuk posisi Menteri Luar Negeri, beberapa kandidatnya termasuk politisi Meutya Hafid, mantan Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani, dan Imam Sufaat.


Politisi PAN, Eddy Soeparno, masuk dalam daftar kandidat Menteri Perdagangan.


Ekonom sekaligus mantan Menteri Keuangan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Chatib Basri; Wamenkeu Suahasil Nazara; Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Febrio Kacaribu; Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari; Direktur Bank Central Asia (BCA) Santoso; Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara Kartika Wirjoatmodjo, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar juga masuk dalam daftar nama calon Menteri Keuangan.


Terkait dengan beredarnya nama tersebut, pihak Prabowo - Gibran mengaku tak tahu.


"Saya tak tahu soal ini," kata Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Rosan P Roeslani yang juga masuk dalam bursa menteri, Selasa (26/3/2024).


Nasib 9 Menteri Jokowi Pendukung Prabowo


Berikut 9 menteri dan wakil menteri Jokowi yang berada di barisan pendukung Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024 lalu.


Namun, siapakah di antara sembilan menteri Jokowi yang memiliki peluang besar untuk kembali menjadi menteri di Kabinet Emas Prabowo - Gibran?


Meskipun pelantikan presiden terpilih masih jauh, namun diskusi mengenai calon menteri di kabinet Prabowo-Gibran sudah mulai ramai.


Banyak menteri era Jokowi yang memberikan dukungan kepada Prabowo-Gibran dalam Pilpres 2024.


Pertanyaannya, apakah mereka yang telah aktif mendukung pasangan nomor urut dua ini akan kembali mendapatkan jabatan menteri?


Kemungkinannya cukup besar, mengingat Prabowo kemungkinan besar akan mempertimbangkan para pendukungnya dalam Pilpres untuk mendapatkan jabatan menteri di pemerintahannya.


Dalam catatan kami, terdapat sembilan menteri di Kabinet Jokowi yang secara terang-terangan menyatakan dukungannya kepada Prabowo.


Berikut daftarnya:

 

1. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan


Lewat sebuah video di Instagram, Luhut menyatakan, Prabowo-Gibran memiliki visi keberlanjutan dan hilirisasi yang jelas untuk melanjutkan program pembangunan yang telah dikerjakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi selama hampir 10 tahun ini.


“Kita pilih orang yang tepat menjadi presiden, saya pribadi memilih Pak Prabowo dengan alasan yang sederhana berkelanjutan,” kata Luhut.


2. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto


Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan dukungannya terhadap Prabowo-Gibran dan menyatakan, sikap tersebut sebagai mandat yang diminta jajaran partainya.


Dukungan Airlangga ini juga ditandai deklarasi mendukung Prabowo di Gedung Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, ketika itu.


3. Mendag Zulkifli Hasan


Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, yang juga Ketua Umum PAN mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan nomor urut dua, di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta Pusat, Agustus 2023 lalu.


Zulkifli Hasan mengatakan, PAN telah sekitar 10 tahun berada di barisan yang sama dengan Partai Gerindra, yang dinahkodai Prabowo.


"Kami sudah 10 tahun bareng-bareng dengan Pak Prabowo. Kalau tinggal sedikit, kenapa tidak sabar? Kami meyakini perjuangan 10 tahun itu akan tuntas," katanya.


4. Menkominfo Budi Arie Setiadi


Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mendeklarasikan dukungan ke bakal calon presiden Prabowo Subianto selepas pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-VI Projo di Indonesia Arena GBK, Jakarta Pusat pada Sabtu (14/10/2023).


Dukungan ini disampaikan dalam deklarasi yang digelar di kediaman Prabowo Subianto di Jalan Kartanegara, Jakarta Selatan, Sabtu (14/10/2023) sore.


Mereka datang setelah mendengar arahan Presiden Joko Widodo dalam forum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) VI Projo di Indonesia Arena, di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Sabtu siang.


“Kami menyimpulkan calon yang dimaksud adalah Prabowo Subianto,” kata Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi di depan rumah Prabowo, Sabtu sore.


5. Menteri Investasi Bahlil Lahadalia


Di antara bentuk dukungan Menteri Investasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia kepada Prabowo adalah membentuk simpul tim relawan.


Namun Bahlil menegaskan, tim yang dibentuknya itu dilakukannya bukan sebagai arahan Istana Kepresidenan alias Presiden Joko Widodo (Jokowi).


Dengan kata lain, Bahlil menegaskan bahwa tidak ada 'cawe-cawe' Jokowi dalam upaya pemenangan Prabowo-Gibran.


6. Menteri BUMN Erick Thohir


Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan dukungannya kepada Prabowo-Gibran usai makan siang bersama Prabowo Subianto di rumah pribadinya di Jalan Jusuf Adiwinata, Menteng Jakarta Pusat, Oktober 2023.


Ketua PSSI itu menjelaskan alasan dirinya bakal mendukung Prabowo-Gibran, lantaran keduanya memiliki visi dan misi yang sama untuk membangun Indonesia agar lebih maju dan semakin besar di kemudian hari.


"Saya ingin menjadi bagian untuk Indonesia yang lebih besar, lebih maju dan lebih baik," tuturnya di Jakarta, Selasa (31/10).


7. Menperin Agus Gumiwang


Menteri Perindustrian Agus Gumiwang mendukung Prabowo-Gibran lewat pembentukan Posko Pemilih Prabowo-Gibran (KOPI PAGI) di Jakarta Selatan, Senin (30/10/2023).


Agus menjadi bagian dari Partai Golkar yang telah lebih dahulu mendeklarasikan dukungan untuk Prabowo dalam Pemilu tahun ini.


8. Rosan Roeslani


Tak sekadar mendukung, Rosan Roeslani menjadi Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mengusung pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.


Penunjukan itu membuat Rosan bahkan mundur dari posisinya sebagai Wakil Menteri BUMN.


Saat masih menjabat sebagai sebagai Wamen BUMN. Namanya disebut langsung oleh Prabowo dalam pidato sebelum pendaftaran sebagai capres dan cawapres di KPU.


9. Paiman Raharjo


Nama Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes) Paiman Raharjo sempat jadi pembicaraan, ketika dirinya diduga memimpin rapat yang memobilisasi dukungan kepada putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024.


Dalam video yang beredar, Wamendes Paiman menyebutkan bahwa hasil rapat itu nantinya akan disampaikan langsung kepada Menteri Sekretariat Negara, Pratikno dan Presiden Jokowi.


"Bapak ibu, kita menindaklanjuti rapat yang kedua saat di kafe, bahwa kita sepakat membantu mas Gibran untuk memenangkan pemilu di 2024. Setelah hasil rapat saya sampaikan kepada Pak Pratikno dan kepada Pak Jokowi," tutur Paiman dalam video, dikutip Selasa (31/10/2023).


Siapa paling berpeluang?


Para menteri yang juga menjabat sebagai ketua partai politik tentu memiliki peluang besar untuk kembali dipilih oleh Prabowo sebagai anggota kabinetnya.


Contohnya adalah Airlangga Hartarto dan Zulkifli Hasan, yang masing-masing menjabat sebagai Ketua Umum Golkar dan PAN.


Hal serupa juga berlaku untuk Rosan Roeslani dan Bahlil, yang secara konsisten mendukung Prabowo sepanjang masa kampanye dan debat.


Begitu pula dengan Budi Arie Setiadi, Menteri Komunikasi dan Informatika yang juga menjabat sebagai Ketua Projo, relawan pendukung Jokowi.


Kemungkinan besar, ia akan dipertimbangkan kembali untuk masuk ke dalam kabinet sebagai representasi dari pendukung Jokowi di pemerintahan Prabowo-Gibran.


Sumber: Tribun

Penulis blog