POLITIK

Ada Pergeseran Kursi PPP ke Parpol Lain di 12 Dapil, Mengapa?

DEMOCRAZY.ID
Maret 25, 2024
0 Komentar
Beranda
POLITIK
Ada Pergeseran Kursi PPP ke Parpol Lain di 12 Dapil, Mengapa?

Ada Pergeseran Kursi PPP ke Parpol Lain di 12 Dapil, Mengapa?


DEMOCRAZY.ID - PERKUMPULAN untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mencatat pergeseran kursi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di 12 daerah pemilihan (dapil). 


Hal itu akibat suara PPP yang tak mencapai ketentuan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold 4 persen saat dikonversi.


"Untuk PPP, dia lolos ada di 12 Dapil, ada di Aceh 1, Jawa Barat (Jabar) 9, Jabar 11, Jawa Tengah (Jateng) 2, Jateng 3, Jawa Timur (Jatim) 3, Jatim 8, Jatim 11, Banten 1, Nusa Tenggara Barat (NTB) 2, Sulawesi Selatan (Sulsel) 1, dan Sulsel 2. Kursi PPP rata-rata di 12 dapil ini satu," kata peneliti Perludem Heroik Pratama dalam diskusi bertajuk 'Proporsionalitas dan Sistem Kepartaian Hasil Pemilu DPR 2024' di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu, 24 Maret 2024.


Heroik mencontohkan perolehan suara salah satu caleg PPP di Dapil Aceh 1, Illiza Sa'aduddin Djamal, yang memperoleh lebih dari 100 ribu suara. 


Namun, karena pemberlakuan ambang batas parlemen 4 persen, maka perolehan kursi DPR akan digeser.


"Kalau dikonversi menjadi kursi hanya dengan 8 parpol yang lolos parliamentary threshold maka kursi PPP (di Dapil Aceh 1) bergeser ke PKS," ujar Heroik.


Kemudian di Dapil Jabar 9 dan Jabar 11, PPP mestinya dapat masing-masing 1 kursi. Akibat ambang batas parlemen, perolehan kursi beralih ke Partai NasDem.


Berikutnya Dapil Jateng 2, perolehan kursi PPP bergeser ke PDI Perjuangan. PDIP sebelumnya hanya mendapat satu kursi di Jateng 2.


"Kemudian dia (PDIP) menjadi dapat 2 kursi (di Depok Jateng 2). Akibat kemudian PPP tidak ikut sertakan dalam konversi suara ke kursi," ucap Heroik.


Selanjutnya di Dapil Jateng 3 bergeser dari PPP ke PKB. PKB yang semula dapat satu kursi menjadi 2 kursi di Jatim 3.


Dapil Jatim 8 dan Jatim 11 bergeser kursi PPP beralih ke Golkar. Lalu, di Dapil Banten 1 kursi PPP beralih ke Golkar.


"Di Banten satu awalnya Golkar tidak dapat kursi tapi karena PPP tidak ikut sertakan dalam konversi kemudian suaranya kursinya kemudian didapatkan oleh Golkar," jelas Heroik.


Sedangkan di Dapil NTB 2, suara PPP dialihkan ke PDIP dan NasDem dengan masing-masing satu kursi. 


Lalu, di Sulsel 1 digeser ke NasDem dengan 2 kursi. Terakhir, di Sulsel 2 kursi PPP dialihkan ke Golkar dengan perolehan 2 kursi.


Sumber: MediaIndonesia

Penulis blog