Skenario 2 Tahun Jabatan Prabowo dan Peringatan Sultan HB X ke Jokowi - DEMOCRAZY News | Berita dan Politik Indonesia

Breaking

logo

Skenario 2 Tahun Jabatan Prabowo dan Peringatan Sultan HB X ke Jokowi

Skenario 2 Tahun Jabatan Prabowo dan Peringatan Sultan HB X ke Jokowi

Skenario 2 Tahun Jabatan Prabowo dan Peringatan Sultan HB X ke Jokowi


DEMOCRAZY.ID - Sosok pengamat militer Connie Bakrie tengah menjadi sorotan. 


Dia mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang diingatkan Sultan Hamengku Buwono X supaya tidak mengecewakan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, serta skenario Prabowo menjabat 2 tahun sebagai Presiden bila terpilih di Pemilu 2024.


Kepada Tempo, Connie mengatakan bahwa Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubuwono X atau Sultan HB X telah memperingati Jokowi agar tidak menyakiti Megawati selaku Ketua Umum PDIP.


Hal tersebut dibeberkan Connie setelah bertemu dengan Raja Keraton Yogyakarta itu pada Selasa, 6 Februari 2024, di Jakarta. 


Menurut Connie, alasan Sultan HB X melakukan hal itu adalah karena Megawati merupakan putri dari Soekarno, yang merupakan proklamator Indonesia.


“Sultan ingatkan tiga kali (kepada Jokowi), jangan sakiti Bu Mega,” kata Connie kepada Tempo.


Mantan Anggota Dewan Pakar Partai NasDem itu juga mengatakan bahwa Sultan menyebut Presiden Jokowi saat ini sedang dalam situasi panik. Kepala negara bahkan melobi Sri Sultan agar memfasilitasinya bertemu dengan Megawati.


“Apakah berkenan memfasilitasi pertemuan dengan Megawati?” ucap Connie.


Adapun pertemuan Jokowi dan Sultan HB X terjadi pada Ahad, 28 Januari 2024 di kediaman Sultan di Keraton Kilen, Yogyakarta. 


Pertemuan Jokowi dan Sultan HB X selama kurang lebih satu jam sejak pukul 10.30 WIB itu berlangsung tertutup dari awal hingga selesai.


Seperti diketahui, akhir-akhir ini Jokowi memang diisukan berusaha untuk bisa bertemu dan menjalin komunikasi lagi dengan pimpinan partai berlambang banteng tersebut. 


Berdasarkan laporan Koran Tempo berjudul “Kenapa Jokowi Ingin Menemui Megawati”, seorang kolega Jokowi mengungkapkan saat ini alasan Jokowi ingin menemui Megawati lebih banyak dipengaruhi oleh kondisi pemilihan umum (Pemilu) terbaru.


Selain itu, muncul juga dugaan bahwa ayah dari Gibran Rakabuming Raka, cawapres Prabowo Subianto, ingin kembali membangun komunikasi dengan Megawati untuk menjajaki kemungkinan koalisi Prabowo-Gibran dan Ganjar-Mahfud Md, apabila terjadi putaran kedua Pilpres 2024 melawan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.


Skenario 2 Tahun Prabowo


Pada kesempatan berbeda, Connie juga mengungkapkan adanya skenario mengenai Prabowo Subianto yang hanya akan menjabat sebagai Presiden Indonesia selama dua tahun, apabila terpilih dalam Pilpres 2024. 


Setelah itu, kata Connie, jabatan presiden tersebut akan dilanjutkan oleh Gibran Rakabuming Raka.


“Jadi rencananya dua tahun (Prabowo menjabat sebagai presiden), tiga tahun berikutnya diikuti oleh Gibran,” ucap Connie dalam video singkat yang dibagikan oleh akun X (dulu Twitter), @DrEvaCha*****.


Dalam video yang beredar di media sosial itu, Connie menyebut skenario lama jabatan Prabowo itu disampaikan oleh Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Rosan Roeslani, saat mereka bertemu. 


Saat ditegaskan perihal kebenarannya menyatakan Gibran akan menjabat sebagai presiden setelah dua tahun dijalankan oleh Prabowo, Connie tak menjawab secara lugas.


“Pertemuan itu tertutup dan saat bicara hanya tinggal ada satu orang Gerindra di sana. Saya tak usah sebutkan siapa. Intinya mau bantah-bantahan silakan, biar saja publik yang menilai,” ujar Connie saat dihubungi Tempo melalui aplikasi WhatsApp, Ahad, 11 Februari 2024.


Menanggapi pernyataan itu, Rosan akhirnya buka suara. Sebaliknya, dia justru mengatakan bahwa Connie ingin bergabung dengan TKN Prabowo-Gibran. 


Connie juga, kata Rosan, menyampaikan aspirasinya untuk bisa menjabat sebagai wakil menteri luar negeri (Wamenlu) atau wakil menteri pertahanan (Wamenhan).


“Kebetulan Bu Connie bicara berdua dengan saya, intinya ternyata beliau ingin menjadi wakil menteri luar negeri atau wamenhan. Tapi lebih ingin jadi wakil menteri luar negeri,” kata Rosan di Media Center TKN Prabowo-Gibran, Ahad, 11 Februari 2024.


Mantan Ketua Kadin itu juga bercerita bahwa Connie telah menyampaikan keinginannya menjadi wakil menteri ke Prabowo. 


Berdasarkan penuturan Rosan, Connie ingin menjadi Wamenlu karena pengalamannya di bidang akademik.


“Karena saya sebelumnya tak pernah mengenal Ibu Connie. Kemudian saya dikontak oleh ketua tim media Pak Prabowo bahwa Bu Connie ingin bertemu dengan saya, saya tanya untuk apa, untuk dua hal. Satu ingin bergabung dengan tim Pak Prabowo dan Mas Gibran, dan aspirasinya (jadi Wamenlu atau Wamenhan),” kata Rosan.


Menanggapi klarifikasi Rosan, Connie membantah penjelasan Rosan dan merasa prihatin dengan keterangan yang disampaikan. 


“Dari semua keterangan, saya prihatin. Hanya ada satu yang saya setuju pada Rosan: biarlah publik yang menilai,” kata Connie.


Sumber: Tempo

BERITA TERKAIT

Tidak ada komentar: