'Mahfud Effect Buat Kabinet Jokowi Terancam, Siap-Siap Untuk Goncangan Besar' - DEMOCRAZY News | Berita dan Politik Indonesia

Breaking

logo

'Mahfud Effect Buat Kabinet Jokowi Terancam, Siap-Siap Untuk Goncangan Besar'

'Mahfud Effect Buat Kabinet Jokowi Terancam, Siap-Siap Untuk Goncangan Besar'

'Mahfud Effect Buat Kabinet Jokowi Terancam, Siap-Siap Untuk Goncangan Besar'


DEMOCRAZY.ID - Pengamat politik ternama Rocky Gerung, Mahfud MD memberikan sinyal keras terkait potensi gelombang pengunduran diri menteri dari kabinet pemerintahan Jokowi. 


Dalam pernyataannya, Mahfud menyoroti keresahan di istana yang terakumulasi dan kini menemukan saluran ekspresinya.


"Kanal ini dibuka oleh Pak Mahfud, dan hal ini menjadi standar. Siapa duluan? Mahfud nampaknya lebih mungkin untuk mengambil sikap etis. Namun, sikap etis Mahfud terlambat, dan jika etis sejak awal, tentu Gibran tidak akan dipilih sebagai cawapres."


Mahfud menilai bahwa  harus diikuti oleh yang lain, dan pembelot-pembelot potensial mungkin sedang berkomunikasi dengan Mahfud. 


Pernyataannya menciptakan spekulasi bahwa moral call sudah datang dari kampus.


"Pembelot-pembelot ini tidak memberi sinyal bahwa mereka mau ikut. Namun, Mahfud telah berkomunikasi dan mungkin ada bujukan dari Jokowi. Tapi ini tidak mungkin terjadi lagi, dan kita tinggal menunggu sikap Ibu Mega."


Rocky Gerung memberikan pandangannya terkait sikap etis dan politis dalam situasi ini. 


Menurutnya, mundurnya Mahfud dapat memicu gelombang pengunduran lainnya.


Ia juga membahas potensi pengaruh Sri Mulyani, yang mungkin berada di tengah-tengah moral dan stabilitas ekonomi global.


"Gua berhitung, dalam 24 jam ini, gelombang kemunduran akan terjadi. Ini memalukan kalau menteri-menteri yang tadinya berada di belakang Mahfud mau berhitung pragmatis. Mega mungkin harus mengambil langkah tegas."


Rocky Gerung menggarisbawahi bahwa Mahfud Effect dapat memicu ketidakstabilan politik. 


Dalam konteks ini, pertanyaan besar adalah bagaimana Jokowi mengatasi situasi ini dan membangun kabinetnya tanpa mengorbankan stabilitas ekonomi.


 "Krisis moral bangsa ini harus diatasi dengan langkah-langkah tegas. Mega mungkin punya hitungan yang lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya. Kalau Jokowi jatuh, bangsa ini ikut jatuh."



Sumber: VIVA

BERITA TERKAIT

Tidak ada komentar: