Debat Capres Adem! Prabowo Berkali-Kali Setuju Dengan Anies - DEMOCRAZY News | Berita dan Politik Indonesia

Breaking

logo

Debat Capres Adem! Prabowo Berkali-Kali Setuju Dengan Anies

Debat Capres Adem! Prabowo Berkali-Kali Setuju Dengan Anies

Debat Capres Adem! Prabowo Berkali-Kali Setuju Dengan Anies


DEMOCRAZY.ID - Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto berkali-kali menyatakan setuju dengan pendapat calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan dalam debat terakhir Capres 2024.


Debat kelima yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) itu memiliki tema besar kesejahteraan sosial, pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan inklusi. 


Adapun sub tema meliputi pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, kebudayaan. Lalu teknologi informasi, serta kesejahteraan sosial dan inklusi.


Sepakatnya Prabowo terhadap jawaban Anies ini diawali saat Anies membeberkan pentingnya memberi ruang luas bagi para budayawan untuk berekspresi, hingga merawat warisan-warisan budaya bangsa.


"Saya bisa menerima, saya juga setuju itu, kalau saya jadi presiden saya akan memikirkan Kementerian Kebudayaan. Kalau ide yang baik dari mana pun saya bisa terima dan saya dukung," kata Prabowo saat debat capres kelima di Jakarta Convention Center, Minggu (4/2/2024).


Persetujuan Prabowo terhadap pernyataan Anies kedua terkait pentingnya memperbaiki sistem pendidikan di Indonesia melalui perbaikan kesejahteraan guru. Melalui skema belanja pendidikan bukan sebagai biaya melainkan investasi.


"Secara garis besar, secara objektif saya menilai jawban-jawaban Pak Anies baik, bagus, relevan, saya banyak setuju dengan jawaban tersebut," ucap Prabowo.


"Mungkin maklum beliau mantan menteri pendidikan. tapi enggak, saya sangat sependapat," tegasnya.


Persetujuan ketiganya terhadap ucapan Anies terkait dengan pengembangan teknologi, melalui investasi di sekolah-sekolah. 


Termasuk teknologi yang bisa mendukung penyandang disabilitas untuk memenuhi kebutuhannya.


"Sangat relevan, saya juga sependapat. Tetapi memang sekali lagi pemerintah harus lebih pro aktif, investasi di sekolah-sekolah khusus untuk mereka dan mencoba teknologi-teknologi khusus. Sekarang sudah banyak terobosan dalam teknologi untuk membantu kaum disabilitas," tutur Prabowo.


Ganjar Ikut Kritik Bansos Jokowi di Depan Prabowo, Ini Katanya


Calon presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo menyenggol soal program bantuan sosial (bansos) Presiden Joko Widodo (Jokowi). 


Hal ini ia sampaikan saat sesi tanya jawab dengan capres nomor urut 1 Anies Baswedan dan di hadapan capres nomor urut 2 Prabowo Subianto.


Dalam sesi itu, Ganjar mengatakan program kewajiban negara ini memiliki sejumlah masalah. 


Ia mengatakan banyak program bansos negara yang diklaim diberikan oleh perorangan atau kelompok, bahkan tidak sedikit penerima yang tak tepat sasaran.


"Ya kali ini pasti setuju dong (dengan penyataan Anies) karena logic thinking-nya adalah data (bansos) yang diperbaiki. Ini yang kita lakukan," kata Ganjar dalam debat terakhir capres yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) pada Minggu (4/2/2024).


Ganjar mengatakan pemerintah seolah abai jika data penerima bansos yang sudah dikumpulkan para kepada desa (kades) tidak sesuai dengan penerima di lapangan.


"Ketika kawan-kawan Kades (Kepala Desa) bersusah payah memberikan data ke atas tetapi data yang kembali sama, kita seolah abai, sehingga bansos yang ditujukan untuk menurunkan kemiskinan dan mengurangi gap (tidak tercapai)," katanya.


Lebih lanjut Ganjar menegaskan bahwa penting untuk menanamkan paradigma bahwa program bansos merupakan hak rakyat Indonesia.


"Tugas negara adalah memastikan itu, untuk tepat sasaran dan tepat waktu. Dan kami berusul, bantuannya ganti saja deh, bantuan Kesra (Kepala Seksi Kesejahteraan), dan tujuannya adalah menciptakan keadilan sosial, bukan menciptakan bantuan sosial," tegasnya.


Sebagai informasi, tema besar debat kelima atau terakhir ini adalah isu Kesejahteraan Sosial, Kebudayaan, Pendidikan, Teknologi Informasi, Kesehatan, Ketenagakerjaan, dan Sumber Daya Manusia, serta Inklusi.


Sumber: CNBC

BERITA TERKAIT

Tidak ada komentar: