Belum Usai dengan Habib Bahar, Andy Rompas Hina Habib Rizieq: Rizieq Ciptakan Sarang Teroris! - DEMOCRAZY News | Berita dan Politik Indonesia

Breaking

logo

Belum Usai dengan Habib Bahar, Andy Rompas Hina Habib Rizieq: Rizieq Ciptakan Sarang Teroris!

Belum Usai dengan Habib Bahar, Andy Rompas Hina Habib Rizieq: Rizieq Ciptakan Sarang Teroris!

Belum Usai dengan Habib Bahar, Andy Rompas Hina Habib Rizieq: Rizieq Ciptakan Sarang Teroris!


DEMOCRAZY.ID - Dalam suasana perseteruan yang memuncak antara Panglima Manguni Andy Rompas dan Habib Bahar, sebuah video menggemparkan dunia maya, mengundang tanda tanya besar dari publik. 


Kedua tokoh ini sebelumnya terlibat ketegangan di Kota Bitung pada November 2023.


Panglima Manguni Andy Rompas, melalui akun Facebook pribadinya, memberikan pengumuman resmi terkait duel terbuka dengan Habib Bahar.


"Pendapat viral Bahar bin Smith cuman dia berjuang di medsos, FPI tidak dibubarkan kalau saya berjuang di medsos," ujarnya pada Jumat, 2 Februari 2024. 


Panglima Manguni menegaskan bahwa di tanah Minahasa tidak ada radikalisme, hanya menjaga adat istiadat tanah leluhur, bukan agama.


"Kami tidak membawa-bawa nama agama seperti yang dia itu Bahar bin Smith itu ya," tegasnya.


"Jadi kami di sini hanya mau menjaga adat istiadat tanah leluhur kami, bukan agama. Tidak agama ya. Jadi itu dari saya."


"Kalau mau angkat bendera angkat bendera merah putih, kita negara non-blok jelas di situ. Kenapa mesti kita sibuk dengan negara-negara lain yang kita ini Indonesia timur, gitu," tuturnya.


"Jadi kalau si Bahar itu bilang yang mau memprovokasi umat muslim enggak usah pakai provokasi-provokasi umat muslim kan kayak gitu tanggapannya seperti itu gampang saja."


"Tapi ingat, saya hanya pesan satu, nanti kita selesaikan secara adat setelah pemilu ini. Setelah pemilu selesai, saya Andy Rompas kita akan selesaikan secara adat, itu saja dari saya," tegasnya lagi.


Dalam perseteruannya dengan Habib Bahar, Panglima Manguni juga menyindir Habib Rizieq dalam unggahan Facebook-nya Pangbes Andy Rompas.


"Tolong berikan satu alasan saja, apakah Kami yang selalu di sebut Minoritas ini, Tidak pantaskah kami membela Bendera ?? ISRAEL??."


"Berikan satu alasan saja, karena kami ingin mendengarkannya".


"Disaat Teroris MTI Masih bebas memengal kepala orang kristen di Poso sana masih bebas berkeliaran".


"Disaat KKB Papua Barat yang di lebeli Teroris berteriak-teriak untuk merdeka dan terjadi pertumpahan darah disana".


Dia menyoroti dilema minoritas yang dihadapi, mempertanyakan apakah pantas mereka membela bendera Israel, sambil menyebut peristiwa terorisme dan pembakaran tempat ibadah.


"Disaat 1000 kasus pembakaran tempat ibadah kami yang di bakar dalam 23 Tahun terakhir".


"Disaat si tokoh tunggal pemecah belah bangsa ini, RIHIZQ SIHAB yang jelas-jelas menciptakan sarang teroris di negri ini, hanya di kenakan pasal protokol kesehatan dalam Tuntutan Jaksa 2 Tahun".


Meski unggahan tersebut belum terkonfirmasi terkait sikap kesatuan dan persatuan bangsa, kontroversi perseteruan ini tetap menjadi sorotan utama, menciptakan ketegangan di ranah sosial dan politik tanah air.


Sumber: VIVA

BERITA TERKAIT

Tidak ada komentar: