Vladimir Putin Bingung Presiden Indonesia Tolak Undangan ke Rusia Bila Saat Pulang Tak Diberi Oleh-Oleh Seabrek Senjata - DEMOCRAZY News | Berita dan Politik Indonesia

Breaking

logo

Vladimir Putin Bingung Presiden Indonesia Tolak Undangan ke Rusia Bila Saat Pulang Tak Diberi Oleh-Oleh Seabrek Senjata

Vladimir Putin Bingung Presiden Indonesia Tolak Undangan ke Rusia Bila Saat Pulang Tak Diberi Oleh-Oleh Seabrek Senjata

Vladimir Putin Bingung Presiden Indonesia Tolak Undangan ke Rusia Bila Saat Pulang Tak Diberi Oleh-Oleh Seabrek Senjata


DEMOCRAZY.ID - Presiden Rusia Vladimir Putin selalu menganggap penting hubungan diplomatik negaranya dengan Indonesia.


Vladimir Putin ketika beberapa waktu lalu bertemu presiden Indonesia Jokowi di Moskow menyampaikan salam persahabatan Rusia.


Vladimir Putin menerangkan jika hubungan Rusia dan Indonesia bersifat saling menguntungkan.


Juga Rusia-Indonesia sudah lama menjalin hubungan diplomatik sehingga patut dilanjutkan kedepannya.


"Hubungan Rusia dan Indonesia bersifat konstruktif dan saling menguntungkan dan terus berkembang atas dasar tradisi persahabatan dan bantuan timbal balik yang telah berlangsung lama," jelas Putin dikutip dari Kantor Kepresidenan Rusia pada 7 Januari 2022.


Putin juga ingin melakukan kerja sama nuklir dengan Indonesia.


"Banyak perusahaan kami, termasuk perusahaan energi, beroperasi di Indonesia. Ada potensi untuk mengembangkan industri tenaga nuklir nasional," jelasnya.


Putin amat senang Jokowi bisa hadir ke Moskow. Ia menerangkan Indonesia merupakan mitra penting di Asia Pasifk, yang utama.


"Kami sangat senang menyambut Presiden Republik Indonesia di Kremlin. Ini adalah kunjungan pertama Jokowi ke Moskow sebagai Presiden. Kami senang Anda ada di sini. Izinkan saya menekankan bahwa Indonesia adalah salah satu mitra utama kami di Asia-Pasifik," ungkapnya. Ketika di sana, Putin juga menyinggung soal Ukraina.


Melalui Putin, Jokowi diberitahu seperti apa keadaan di Ukraina sesungguhnya serta perkembangan perang di sana.


"Tentu saja, selama pembicaraan kami juga membahas beberapa masalah regional dan internasional yang mendesak lainnya. Saya memberi tahu Presiden secara rinci tentang perkembangan di Ukraina.


"Rusia dan Indonesia berupaya mengoordinasikan posisi mereka di PBB dan organisasi internasional lainnya, termasuk Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara yang akan dipimpin Indonesia tahun depan. Kebetulan, Bapak Joko Widodo ikut serta dalam KTT BRICS+ baru-baru ini sebagai tamu undangan," jelasnya.


Sebelum kedatangan Jokowi ke Moskow, sudah ada beberapa presiden Indonesia yang bertemu dengan Putin.


Mulai dari Susilo Bambang Yudhoyono, Megawati Soekarnoputri dan tentunya Jokowi. 


Pernah Putin mengundang presiden Indonesia ke-5 Megawati Soekarnoputri ke Moskow.


Tapi mendadak ia bingung lantaran Megawati menolak datang ke Moskow. 


Alasannya jika Megawati tak diberi oleh-oleh seabrek senjata untuk TNI dari Rusia ia tak sudi datang.


"Saya telepon Vladimir Putin karena saya yang diundang. Saya ngomong gini, 'saya akan datang ke Rusia, tapi kalau saya pulang enggak bawa peralatan perang saya enggak jadi datang," jelas Megawati saat menyampaikan pidatonya dalam Tapak Tilas Ratu Kalinyamat Pahlawan Maritim Nusantara di geladak KRI Dewaruci, Kolinlamil, Jakarta Utara, 11 Agustus 2022.


Walhasil gegara ini Putin langsung memberi oleh-oleh Sukhoi kepada Megawati.


"Datang saya 'kan ke Rusia, pulang saya bawa banyak (senjata)," jelas Megawati.


Unik memang hubungan Vladimir Putin dari Rusia dengan para presiden Indonesia.


Sumber: ZonaJakarta

BERITA TERKAIT

Tidak ada komentar: