Jokowi Imbau Tak Serang Personal Saat Debat, Pengamat: Dilanggar Anaknya Sendiri - DEMOCRAZY News | Berita dan Politik Indonesia

Breaking

logo

Jokowi Imbau Tak Serang Personal Saat Debat, Pengamat: Dilanggar Anaknya Sendiri

Jokowi Imbau Tak Serang Personal Saat Debat, Pengamat: Dilanggar Anaknya Sendiri

Jokowi Imbau Tak Serang Personal Saat Debat, Pengamat: Dilanggar Anaknya Sendiri


DEMOCRAZY.ID - Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago, menilai imbauan Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk tidak menyerang secara personal dalam debat capres-cawapres dilanggar putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka. 


Menurut dia, Gibran menggunakan kata-kata merendahkan dalam debat cawapres di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Ahad, 21 Januari 2024.


Pangi berujar, Jokowi pernah menyoroti kurangnya substansi dalam debat capres pada 7 Januari 2024 serta mencela adanya serangan personal. 


Jokowi menyatakan bahwa debat perlu diatur dengan lebih baik agar memberikan edukasi kepada masyarakat. Namun, dia menilai kritik itu justru dikangkangi oleh Gibran. 


"Ini adalah paradoks yang sangat ironis," ujar dia Senin 22 Januari 2024.


Menurut Pangi, Gibran telah melanggar imbauan Jokowi dengan menyampaikan kata-kata merendahkan. 


Gibran antara lain menyinggung catatan Muhaimin Iskandar, nama tim di baliknya, dan tak menjelaskan istilah karena menganggap Mahfud Md seorang profesor. 


"Kita harus mengembalikan kembali etika yang hilang dalam forum debat yang semestinya lebih bermartabat," ujar dia.


Dia mencontohkan, Gibran melanggar sejimlah aturan dalam debat cawapres, seperti meninggalkan podium dan menggunakan istilah asing tanpa penjelasan, mengabaikan instruksi dan arahan moderator. 


"Menimbulkan pertanyaan apakah ada perlakuan khusus terhadap anak seorang presiden," ucap dia.


Sekretaris Tim Kampanye Nasional atau TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid, menilai sindiran Gibran Rakabuming Raka kepada Muhaimin Iskandar merupakan guyonan khas orang Jawa. 


Dia menilai ucapan "enak ya Gus Muhaimin baca catatan" disampaikan dengan gaya candaan.


"Itu biasalah wong bercanda," ujar dia saat ditemui usai debat cawapres di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Ahad, 21 Januari 2024.


Sebelumnya, Jokowi menyebut debat capres ketiga diwarnai dengan saling serang personal di antara kandidat. Sedangkan, materi visi-misi dan kebijakan tak muncul. 


“Saya melihat substansi dari visinya malah tidak kelihatan,” kata Jokowi di Serang, Banten, Senin, 8 Januari 2024.


Sumber: Tempo

BERITA TERKAIT

Tidak ada komentar: