Elite PDIP Soal Presiden Boleh Kampanye: Jokowi Selalu Kontradiktif! - DEMOCRAZY News | Berita dan Politik Indonesia

Breaking

logo

Elite PDIP Soal Presiden Boleh Kampanye: Jokowi Selalu Kontradiktif!

Elite PDIP Soal Presiden Boleh Kampanye: Jokowi Selalu Kontradiktif!

Elite PDIP Soal Presiden Boleh Kampanye: Jokowi Selalu Kontradiktif!


DEMOCRAZY.ID - Politisi PDIP Deddy Yevry Sitorus mengaku tidak kaget dengan pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang secara terang-terangan menyatakan ia dan para menteri boleh berpihak dan berkampanye di pilpres.


Menurut Deddy, pernyataan Jokowi sejak awal memang selalu kontradiktif atau bertolak belakang. 


Dia menyoroti sejumlah pernyataan Jokowi yang pada akhirnya berbeda dengan apa yang terjadi.


"Pernyataan yang selalu kontradiktif memang selalu dari dulu Pak Jokowi seperti itu," kata Deddy saat dihubungi, Rabu (24/1).


"Waktu dengan PDIP kan juga gitu. 'Anak saya (Gibran) masih muda, baru dua tahun jadi walkot'. Jadi Pak Jokowi ternyata tidak hanya tidak konsisten, tapi emang sudah karakternya suka bohong," imbuhnya.


Deddy menilai Jokowi saat ini panik, terutama karena elektabilitas Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mandek. 


Ia berpendapat pernyataan itu mestinya tak keluar dari mulut presiden jika situasi baik-baik saja.


Ia mengatakan sejumlah survei yang mencatat elektabilitas Prabowo dan Gibran di atas 50 persen adalah kebohongan.


"Kalau elektabilitas Prabowo dan anaknya dalam posisi yang baik tentu tidak perlu dia vulgar ini. Itu jelas-jelas dalam kondisi panik. Jadi, survei-survei mereka sudah di atas 50 persen itu adalah kebohongan dan sampah," katanya.


Diberitakan, Jokowi menyatakan seorang presiden boleh memihak dan berkampanye dalam pilpres selama mengikuti aturan kampanye dan tidak menggunakan fasilitas negara.


Pernyataan Jokowi itu merespons kritik terhadap menteri-menteri yang berkampanye dalam Pilpres 2024. Menurut dia, hal itu tidak melanggar.


"Presiden itu boleh lho kampanye. Presiden itu boleh lho memihak. Boleh, tetapi yang paling penting waktu kampanye tidak boleh menggunakan fasilitas negara," kata Jokowi di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta.


Sumber: CNN

BERITA TERKAIT

Tidak ada komentar: