Brutal! Gerombolan Pesilat di Tuban Keroyok Sejoli dan Tendang Kepala Perempuan - DEMOCRAZY News | Berita dan Politik Indonesia

Breaking

logo

Brutal! Gerombolan Pesilat di Tuban Keroyok Sejoli dan Tendang Kepala Perempuan

Brutal! Gerombolan Pesilat di Tuban Keroyok Sejoli dan Tendang Kepala Perempuan

Brutal! Gerombolan Pesilat di Tuban Keroyok Sejoli dan Tendang Kepala Perempuan


DEMOCRAZY.ID - Gerombolan laki-laki diduga pesilat mengeroyok sepasang kekasih atau sejoli di wilayah Plumpang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur (Jatim) pada Minggu, 21 Januari 2024.


Dilihat melalui unggahan akun X @report.id, aksi pengeroyokan tersebut terjadi di pinggir jalan pada siang hari. 


Tampak korban berjumlah 2 orang, 1 laki-laki dan 1 perempuan. Sementara pelaku diduga berjumlah lebih dari 50 orang.


Para pelaku didominasi pria berusia kurang lebih 16-25 tahun. Mereka terlihat memakai jaket berwarna hitam dengan gambar serupa dan beberapa memakai celana berwarna merah.


Para pelaku terlihat memukul dan menendang tubuh korban laki-laki hingga terjatuh. 


Adapun, korban perempuan yang berusaha melindungi kekasihnya juga turut jadi sasaran amuk.


Aksi pemukulan sempat terhenti ketika satu unit mobil polisi datang. 


Namun, sejumlah pelaku lain yang luput dari pengawasan petugas tampak masih melakukan pemukulan. 


Bahkan, dua orang dari pelaku terlihat tega menendang kepala korban perempuan yang tak berdaya.


Usai melakukan aksinya, para pelaku pun pergi. Kedua korban yang tergeletak langsung diselamatkan warga masuk ke dalam rumah. 


Tampak korban perempuan menangis histeris usai mengalami pengeroyokan.


Hingga Senin siang, belum diketahui kelanjutan kasus pengeroyokan tersebut. 


Pihak-pihak terkait, baik dari pemerintah kabupaten maupun aparat kepolisian setempat belum menyampaikan keterangan resmi.


Adapun, video tersebut telah mendapat berbagai respons dari warganet. Pada kolom komentar tidak sedikit yang mengecam aksi pengeroyokan itu.



“Ngaku pendekar tapi keroyokan, orang udh ga ngelawan masih di pukul. Itu pendekar apa penjahat?,” komentar salah seorang warganet.


“Udah paling benar, Tentara yg harus turun tangan. Polisi malah lewat aja tanpa turun di dekat korban,” sebut warganet mengomentari aksi polisi.


“Rasanya Gw pengen berkata kasar. Jago silat kok keroyokan, satu lawan satu lah..,” kata warganet.


Sumber: VIVA

BERITA TERKAIT

Tidak ada komentar: