Blak-Blakan! Pandji Pragiwaksono Khawatir Hal Ini Akan Terjadi Jika Anies Baswedan Jadi Presiden - DEMOCRAZY News | Berita dan Politik Indonesia

Breaking

logo

Blak-Blakan! Pandji Pragiwaksono Khawatir Hal Ini Akan Terjadi Jika Anies Baswedan Jadi Presiden

Blak-Blakan! Pandji Pragiwaksono Khawatir Hal Ini Akan Terjadi Jika Anies Baswedan Jadi Presiden

Blak-Blakan! Pandji Pragiwaksono Khawatir Hal Ini Akan Terjadi Jika Anies Baswedan Jadi Presiden


DEMOCRAZY.ID - Pandji Pragiwaksono mengungkap hal yang ia khawatirkan akan terjadi apabila Anies Baswedan menjadi presiden Republik Indonesia.


Hal ini diungkap Pandji Pragiwaksono ketika ditanya soal apa yang paling tak ia sukai dari masing-masing pasangan capres-cawapres 2024.


Stand-up comedian ini menilai bahwa jika Anies Baswedan menang, maka orang akan terus memakai jabatan Gubernur DKI Jakarta sebagai batu loncatan untuk menjadi presiden.


Jika demikian, maka Pandji Pragiwaksono khawatir DKI Jakarta tidak akan pernah lagi memiliki gubernur yang menjabat dua periode.


“Kalau dari paslon 01, yang paling gua kesal adalah kalau Anies menang orang akan terus pakai jabatan gubernur untuk batu loncatan dan kita enggak akan punya gubernur yang bisa menyelesaikan dua periode,” katanya, sebagaimana dikutip dari kanal YouTube dr. Richard Lee, MARS pada Kamis, 25 Januari 2024.


Sebagai warga DKI Jakarta, Pandji Pragiwaksono mengaku lelah melihat kondisi kepemimpinan ibu kota yang terus ditinggal gubernurnya.


“Capek gue. Mas Anies ini gubernur pertama yang full masa jabatan setelah Fauzi Bowo. Pak Jokowi masuk, enggak lama nyapres; Pak BTP ditangkap; Pak Jarot ngelanjut, enggak lama Pilkada. Enggak ketemu,” ungkapnya.


Mantan Jubir Anies Baswedan di Pilkada DKI Jakarta 2017 ini menekankan bahwa membangun Jakarta bukanlah suatu hal yang mudah.


Oleh sebab itu, DKI Jakarta seharusnya dipimpin secara berkelanjutan oleh gubernur yang menjabat selama dua periode.


“Ngebangun Jakarta kan susah banget. Gimana enggak susah? Warganya tuh presiden kok. Warga dari DKI Jakarta kan presiden Republik Indonesia,” kata Pandji Pragiwaksono.


“Susah tahu. Emang bisa megang jabatan Gubernur DKI Jakarta satu periode, enggak bisa,” sambungnya.


Pandji Pragiwaksono menilai bahwa selama Anies Baswedan memimpin DKI jakarta, ada beberapa program yang bagus, salah satunya Jaklinglo.


Ia mengaku sudah merasakan sendiri manfaat dari Jaklingko ini. Program ini membuat transportasi sangat mudah dan murah.


“Ajaib banget dan gua ngerasain sendiri. Gua habis dari Rumah Sakit Mitra Keluarga Kemayoran, gua punya slip upne waktu itu. Gua naik angkot, lanjut LRT, lanjut Trans Jakarta, sekali tap, Rp5.000,” ujarnya.


Akan tetapi, Pandji Pragiwaksono khawatir program ini tidak akan berlanjut lagi. Pasalnya, program ini belum terlalu matang dan dikenal banyak orang.


“Nanti gubernur baru masuk, gubernur kan paling suka kan ganti-ganti program, hilang itu semua. Gue kesel,” katanya.


Pandji Pragiwaksono pun tak terima disebut egois karena tak ingin jabatan Gubernur DKI Jakarta hanya dijadikan batu lonjatan menjadi presiden.


Ia justru merasa tidak egos karena dirinya bukan hanya memikirkan kemenangan, melainkan nasib Jakarta ke depannya.


“Kalau Indonesia rumah gue, Jakarta tuh kamar gue. Selama gubernur selalu jadi batu loncatan untuk jadi presiden, ini kota kasihan,” ujarnya.


Sumber: Hops

BERITA TERKAIT

Tidak ada komentar: