Waduh! Pembawa Susu di Kampanye Gibran Rakabuming Ternyata Stafsus Milenial Presiden, Sosok Ini Merasa Kasihan - DEMOCRAZY News | Berita dan Politik Indonesia

Breaking

logo

Waduh! Pembawa Susu di Kampanye Gibran Rakabuming Ternyata Stafsus Milenial Presiden, Sosok Ini Merasa Kasihan

Waduh! Pembawa Susu di Kampanye Gibran Rakabuming Ternyata Stafsus Milenial Presiden, Sosok Ini Merasa Kasihan

Waduh! Pembawa Susu di Kampanye Gibran Rakabuming Ternyata Stafsus Milenial Presiden, Sosok Ini Merasa Kasihan


DEMOCRAZY.ID - Salah satu Stafsus Milenial Presiden yakni Aminuddin Ma'ruf menjadi pembawa susu dalam agenda kampanye Gibran Rakabuming Raka.


Tampak Aminuddin Ma'ruf berdiri di bawah, sementara Gibran Rakabuming di atas panggung.


Gibran Rakabuming dalam agenda bagi-bagi susu itu berharap agar tidak ada anak Indonesia yang tumbuh stunting.


"Yang gak kebagian susu nanti sama panitia ya, kebagian semua kok, tenang aja ya," kata Gibran Rakabuming, dikutip dari video yang dibagikan akun X @UmarSyadatHsb__, Senin, 4 Desember 2023.


Gibran juga memberi pesan agar masyarakat senantiasa menjaga kesehatannya.


"Kalau ada kenapa-napa langsung periksa ya, ada bpjs semua kan. Dimanfaatkan ya untuk layanan itu ya," katanya.


"Pokoknya jangan sampai anak-anak di sini ada yang kena stunting ya, susunya diminum ya, sehat-sehat semua Bapak Ibu, terima kasih," tandas Gibran.


Aksi tersebut menjadi sorotan akun @UmarSyadatHsb__ karena Stafsus Aminuddin Ma'ruf terlihat membawa susu.


Akun dengan nama Umar Al Chelsea itu mengatakan bahwa Aminuddin Ma'ruf adalah juniornya. Melihat Aminuddin Ma'ruf membawa susu, dia merasa kasihan.


"Kasihan saya lihat junior saya jd pembawa susu. Amin yg pakai kacamata. Bagi2 susu duite byk yo dek. Bagi donk duitnya," sentilnya.



Diketahui, program makan siang dan susu gratis menjadi salah satu visi misi Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming jika terpilih dalam Pemilu 2024 nanti.


Prabowo dan Gibran Rakabuming berencana memberikan makan siang dan susu gratis di sekolah dan pesantren.


Program itu juga ditujukan sebagai bantuan gizi, termasuk untuk balita dan ibu hamil di seluruh penjuru negeri.


Dalam program tersebut, paslon nomor urut 2 itu menargetkan lebih dari 80 juta penerima manfaat. Harapannya, di tahun 2029 cakupan penerima manfaat menjadi 100 persen. [Democrazy/Kilat]

BERITA TERKAIT

Tidak ada komentar: