Breaking

logo

30 September 2022

Prabowo Akui Ilmu Jokowi di Atasnya, Rocky Gerung: Pencitraan, Menambah Kelucuan Politik!

Prabowo Akui Ilmu Jokowi di Atasnya, Rocky Gerung: Pencitraan, Menambah Kelucuan Politik!

Prabowo Akui Ilmu Jokowi di Atasnya, Rocky Gerung: Pencitraan, Menambah Kelucuan Politik!

DEMOCRAZY.ID - Pengamat politik Rocky Gerung menanggapi pernyataan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto soal ilmu Presiden Joko Widodo (Jokowi).


Dalam pernyataannya, Prabowo akui ilmu Jokowi di atasnya kendati ia merupakan mantan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) serta jenderal baret merah.


Menanggapi pernyataan Prabowo yang mengakui ilmu Jokowi di atasnya, Rocky Gerung  menilai pernyataan Ketua Umum Partai Gerindra itu termasuk pencitraan.


Pengamat politik sekaligus akademisi Universitas Indonesia (UI) itu juga menilai pernyataan Prabowo hanya menambak kelucuan politik.


“Pak Prabowo sama juga kan, pencitraan. Pak Prabowo kan kita udah kenal, siapa Prabowo. Mengasuh-ngasuh sesuatu yang dianggap bisa menambah kelucuan politik,” ujar Rocky Gerung di kanal YouTube-nya pada Kamis (29/9/2022).


Pengamat politik yang hobi mendaki gunung itu juha menilai Prabowo tidak benar-benar mengakui ilmu Jokowi di atasnya.


Sebab menurut Rocky Gerung, secara logika jika Prabowo benar-benar mengakui Jokowi lebih hebat, mantan Pangkostrad itu akan mendukung calon yang diusung Jokowi.


Atau jika Prabowo akui ilmu Jokowi di atasnya, maka Partai Gerindra akan ikut mengusulkan perpanjangan jabatan presiden menjadi 3 periode.


“Sebab kalau Pak Prabowo anggap Jokowi lebih hebat dari dia ya nggak usah tantangin Pak Prabowo, ya dukung aja calon dari Pak Jokowi atau pastikan bahwa Gerindra akan mengusulkan tiga periode, kan logikanya begitu,” ujar Rocky Gerung.


Diketahui sebelumnya, Prabowo dalam acara Muktamar XVI Persatuan Islam (Persis) di Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (24/9/2022).


Pada sambutan di acara tersebut, Prabowo menyebut bahwa ia mengakui Jokowi lebih hebat darinya kendati ia merupakan mantan Kopassus dan ahli strategi.


"Memang saya ini mantan Komandan Pasukan khusus. Kalian kenal saya semua? Saya juga mantan jenderal baret merah. Apa coba kurangnya strategi segala macam? Tapi saya harus akui Pak Jokowi itu memang ilmunya di atas saya," kata Prabowo. [Democrazy/poskota]