Sosok Menteri Keuangan Pertama RI Yang Sukses 'Bobol' Bank Jepang - DEMOCRAZY News
EKBIS GLOBAL POLITIK

Sosok Menteri Keuangan Pertama RI Yang Sukses 'Bobol' Bank Jepang

DEMOCRAZY.ID
Juni 23, 2024
0 Komentar
Beranda
EKBIS
GLOBAL
POLITIK
Sosok Menteri Keuangan Pertama RI Yang Sukses 'Bobol' Bank Jepang

Sosok Menteri Keuangan Pertama RI Yang Sukses 'Bobol' Bank Jepang


DEMOCRAZY.ID - Samsi Sastrawidagda harus menjabat sebagai menteri keuangan pertama Indonesia. 


Bukan hal yang mudah, bahkan dia harus menaklukan bank Jepang untuk memenuhi tugasnya mencari dana membangun negara.


Departemen Keuangan merupakan satu dari 12 departemen pertama yang dibuat setelah Indonesia merdeka. Salah satu tugas Depkeu untuk mencari dana bisa dibilang cukup sulit.


Karena itulah Samsi dibutuhkan. Dia bukanlah orang baru di departemen itu karena sudah bertugas sejak masa pendudukan Jepang, menjadi Kepala Kantor Tata Usaha dan pajak di Surabaya.


Kemerdekaan Indonesia juga yang mengubah nasib Samsi. Seluruh pegawai Departemen Keuangan jepang dinasionalisasi menjadi pegawai Departemen Keuangan Indonesia.


Samsi beralih menjadi PNS dan juga mengisi kursi Menteri Keuangan. Salah satu cara untuk bisa mewujudkan tugasnya mencari modal untuk Indonesia adalah dengan melakukan Operasi Pembobolan Bank.


Awalnya dia mendapatkan kabar pemerintah Hindia Belanda masih punya simpanan uang yang disita di Bank Jepang. Samsi membujuk para petinggi Jepang untuk bisa memberikan uang itu ke pemerintah Indonesia.


Ternyata permintaan itu disetujui. Seluruh uang akhirnya masuk ke kas negara.


Sayang kiprah Samsi hanya berlangsung dua minggu. Penyakitnya membuat aktivitas Samsi terbatas, bahkan dia hanya bekerja dari rumah dan tak sempat mengunjungi kantor Departemen Keuangan di Jakarta.


Samsi resmi mengundurkan diri pada 26 September 1945. Jabatan itu akhirnya diisi oleh AA Maramis.


Mengenal Samsi Sastrawidagda lebih dekat


Sebelum ditunjuk sebagai Menteri Keuangan oleh sidang PPKI, Samsi Sastrawidagda sebelumnya adalah seorang Kepala Kantor Tata Usaha dan Pajak di Surabaya pada masa pendudukan Jepang.


Demikian dijelaskan buku berjudul “Organisasi Kementerian Keuangan - Dari Masa Ke Masa” yang diterbitkan Kementerian Keuangan.


Samsi Sastrawidagda lahir di Solo pada tanggal 13 Maret 1894. Ia sempat menempuh pendidikan ekonomi dan hukum negara di Sekolah Tinggi Dagang (Handels-hogeschool) di Rotterdam.


“Gelar akademik terakhir yang didapat tahun 1925 adalah gelar Doktor dengan disertasi De Ontwikkeling v.d handels politic van Japan,” tulis buku itu.


Sumber: CNBC

Penulis blog