Perusahaan Tekstil China Siap Masuk Kertajati, Luhut Tugaskan AHY Urus Perizinan - DEMOCRAZY News
EKBIS GLOBAL

Perusahaan Tekstil China Siap Masuk Kertajati, Luhut Tugaskan AHY Urus Perizinan

DEMOCRAZY.ID
Juni 28, 2024
0 Komentar
Beranda
EKBIS
GLOBAL
Perusahaan Tekstil China Siap Masuk Kertajati, Luhut Tugaskan AHY Urus Perizinan

Perusahaan Tekstil China Siap Masuk Kertajati, Luhut Tugaskan AHY Urus Perizinan


DEMOCRAZY.ID - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pihaknya tengah menjajaki kerja sama investasi di industri tekstil. 


Menurutnya ada perusahaan tekstil berskala besar di China yang berniat membangun pabriknya di Kertajati, Jawa Barat. 


Rencana itu sudah ia sampaikan kepada Menteri ATR/Kepala BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk menindaklanjuti perizinan tanahnya. 


"Saya sudah bicara dengan Menteri ATR, begitu dia punya sertifikat (izin tanah) keluar, mereka langsung ground breaking (pabrik)," jelas Luhut dalam keterangan resmi di instagram pribadinya, Selasa Malam (26/6). 


Luhut menjelaskan bahwa investasi ini mengiurkan pasalnya pabrik yang akan dibangun kurang lebih bakal menyerap sebanyak 30.000 tenaga kerja lokal. 


Selain itu, karyawan pabrik juga akan diberikan fasilitas tempat tinggal dari perusahaan asal China ini. 


"Ini sangat bagus karena dia menyiapkan perumahan jadi satu model high end garmen industry maknya kita dorong juga untuk dia masuk," tambah Luhut. 


Sebelumnya, rencana investasi di industri garmen ini memang sudah pernah disampaikanya sebagai hasil dari kunjunganya di China pada bulan Maret lalu. 


Luhut mengatakan, komitmen investasi pertama adalah dari perusahaan tekstil atau garmen yang terintegrasi secara vertikal yang berada di Ningbo. 


Ibarat Foxconn untuk Apple, perusahaan ini adalah “Foxconn” untuk Nike, Adidas, Puma hingga Uniqlo. 


"Satu sebenarnya itu adalah mengenai industri garmen yang itu punya turunan sampai ke mana-mana seperti tulisannya. Nah, itu mereka tiba-tiba bilang kami ingin investasi di Indonesia," ujar Luhut, Selasa (19/3). 


Sumber: Kontan

Penulis blog