'Mengapa PKB Tetap Besar Tanpa Gus Dur?' - DEMOCRAZY News | Berita & Politik Indonesia

Breaking

logo

'Mengapa PKB Tetap Besar Tanpa Gus Dur?'

'Mengapa PKB Tetap Besar Tanpa Gus Dur?'


"Mengapa PKB Tetap Besar Tanpa Gus Dur?"


Oleh: @ferrykoto


1. Mungkin banyak yang tak tahu, karena belum lahir atau tak tahu kejadian PKB sepanjang 2002, 2005, dan 2008.


Ketum PKB silih berganti dinaikan, didukung, lantas kemudian dipecat. Hanya Cak Imin yang mampu bertahan, dan bisa membuat PKB jadi sebesar sekarang.


2. Andai 2008 Cak Imin tersingkir, tak mampu berdiri, alami seperti Alm Matori Abdul Djalil (Ketua Umum pertama PKB), dan Alwi Shihab (Ketua Umum kedua PKB) bersama Gus Ipul, mungkin pecat memecat akan terus berlangsung di PKB. Dan PKB tidak akan seperti sekarang.


Pandangan saya yang melihat dan menyimak tahun-tahun itu.


3. Alm Matori Ketum PKB dipecat, karena alasan ikut sidang istimewa MPR.


Dinaikanlah Alwi Shihab sebagai Ketum dan Gus Ipul sebagai sekjen. Berkelahi sepanjang 2002 hingga 2005. Saling gugat di pengadilan.


4. Setelah itu Alwi Shihab dan Gus Ipul giliran dipecat. Alasan Gus Dur memecat karena kedua orang tsb bergabung dengan kabinet Indonesia Bersatu (tanpa restu).


Dan kali ini yang dinaikan sebagai Ketua Umum PKB Cak Imin.


Maka sepanjang tahun-tahun itu bertarunglah Alwi+Gus Ipul di satu sisi dan Gus Dur+Cak Imin sisi lain.


5. Pertarungan perebutan Ketum PKB kembali bergulir di Pengadilan. Alwi+Gus Ipul vs Cak Imin. 


Salah satu pemberitaan yang ramai masa itu, ada moment di suatu sidang kubu Cak Imin dkk membawa bambu runcing ke sidang pembacaan vonis. CMIIW. ๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…


6. Cak Imin akhirnya memenangkan PKB dari Alwi+Gus Ipul.


Namun tak bertahan lama. Jelang pemilu 2009, bulan April 2008 (kalau tak keliru ingat), giliran Cak Imin dipecat Gus Dur. Hahaha...


Alasannya?... kayaknya masih banyak bisa ditemukan di google.


7. Sama dengan Alm Matori dan Alwi/Gus Ipul, Cak Imin juga tak terima dipecat. Ramailah perpolitikan jelang Pemilu 2009 soal pecat memecat di PKB. Saling klaim muktamar yg sah.


Ada yg berbeda kali ini. Cak Imin bertahan, dan berhasil menang gugatan. Terus pimpin PKB.


8. Mungkin inilah jalan terbaik bagi PKB, dengan Cak Imin terus bertahan dan membesarkan PKB hingga seperti sekarang.


Biasa dalam politik ada intrik dan konflik. Yg penting jika terjadi pertikaian jangan bunuh-bunuhan, tapi bawa ke pengadilan. Jika sudah diputus. Terimalah. Hemat saya.


9. Semoga tak ada lagi kisah pecat memecat di masa mendatang di PKB dalam mendudukkan Ketua Umum.


Smooth saja lewat Muktamar. "Kelahi" di muktamar. Selasai Muktamar, ya selesailah. Minimal tiru PMII atau HMI. ๐Ÿ˜…


Apalagi katanya Cak Imin siap-siapa saja kalau diganti di Muktamar


10. Itu pandangan saya dari yang sy lihat, baca, dan dengar.


Pingin juga ada partai dari kalangan Nahdliyin yg berkuasa dan menentukan kebijakan negara. Karena Nahdliyin memang perlu didukung dari sisi kekuatan Politik.


Beda MU (Muhammadiyah) yg secara pendidikan Dan ekonomi sangat maju.๐Ÿ™


11. Btw; ini bukan endors Cak Imin ya. Hanya cerita sejarah dari yg sy lihat, baca, dan dengar masa-masa itu.


Faktanya memang Cak Imin terpilih di Muktamar yang sah. 


(Sumber: Twitter @ferrykoto)


BERITA TERKAIT

Tidak ada komentar: