Wapres Ma’ruf Amin: Pemerintah Putuskan Al Zaytun Tidak Dibubarkan | Cukup FPI dan HTI Yang Dibubarkan - DEMOCRAZY News
AGAMA HOT NEWS ISLAMI POLITIK TRENDING

Wapres Ma’ruf Amin: Pemerintah Putuskan Al Zaytun Tidak Dibubarkan | Cukup FPI dan HTI Yang Dibubarkan

DEMOCRAZY.ID
Maret 13, 2024
0 Komentar
Beranda
AGAMA
HOT NEWS
ISLAMI
POLITIK
TRENDING
Wapres Ma’ruf Amin: Pemerintah Putuskan Al Zaytun Tidak Dibubarkan | Cukup FPI dan HTI Yang Dibubarkan


DEMOCRAZY.ID - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengungkap beberapa alternatif terkait Pondok Pesantren Al-Zaytun. 


Ma'ruf menyebut ada kemungkinan ponpes itu tidak dibubarkan, melainkan dilakukan pembinaan.


Ma'ruf awalnya berbicara tentang proses hukum yang saat ini dijalani oleh pimpinan Ponpes Al-Zaytun Panji Gumilang. Ma'ruf masih menunggu proses hukum itu.


"Ya pertama kan dari aspek pelanggaran, kan sekarang sedang diproses untuk Panji Gumilang-nya, itu satu hal. Kalau itu nanti ada sesuatu yang sudah... saya tidak mendahului, nanti kan ada keputusannya seperti apa," kata Ma'ruf seusai acara Forum CSR Indonesia di Soehanna Hall, Jakarta The Energy Building SCBD, Jl Jend. Sudirman, Jakarta Selatan, seperti dalam rekaman dari Setwapres, Rabu (5/7/2023).


Ma'ruf mengatakan ada masukan dari masyarakat agar pesantren dibubarkan. Pemerintah saat ini masih mempertimbangkan terkait nasib para santri.


"Nah kemudian pesantrennya ini memang masyarakat ingin banyak membubarkan, menutup, tetapi memang ada pertimbangan bahwa di situ banyak santri, cukup besar ya berapa jumlahnya itu. 


Ini perlu dibina, perlu supaya diluruskan, akidahnya diluruskan, pemahamannya diluruskan, apa namanya komitmen kebangsaannya diluruskan nanti semuanya itu, nah itu perlu dilakukan pembinaan," jelasnya.


Ma'ruf kemudian mengungkapkan alternatif mengenai Al-Zaytun ini. Salah satunya kemungkinan tidak membubarkan, tapi mengedepankan pembinaan.


"Jadi mungkin beberapa alternatifnya itu tidak dibubarkan tapi dibangun, dibina dengan baik, sehingga mereka tetap pesantren itu bisa berjalan, bisa belajar, tapi sesuai dengan akidahnya yang sudah benar maupun juga dalam sistem kita, di dalam berbangsa bernegara," tutur dia.


Ma'ruf mengatakan telah menugaskan Menko Polhukam Mahfud Md menangani polemik Al-Zaytun ini. Ma'ruf meminta publik menunggu keputusan.


"Kita tunggu saja, kan saya sudah mempercayakan kepada Menko Polhukam dan semua yang terkait seperti apa akhirnya itu, temuannya seperti apa, putusannya seperti apa, dan penyelesaiannya seperti apa, tentang pesantrennya kira-kira seperti itu," jelasnya.


Sentilan Netizen 👇


"Ummat Islam datang mendemo Al Zaytun SUPAYA DIBUBARKAN, menurut saya adalah strategi yang "salah" karena "harusnya" Ummat datang berduyun-duyun MEMBERI DUKUNGAN ke Al Zaytun tapi membawa spanduk dan poster FPI dan bertakbir maka yakinlah ga pake lama Auto diBUBARkan ma pemerintah," ujar netizen @trieslove88.


"Beda perlakuan dg HTI dan FPI ya baginda raja Wapres ya," sentil @HajiHasbi2.



[Democrazy/Portal-Islam]

Penulis blog