Korupsi BTS Diduga Merembet ke Keluarga Jokowi, Warganet: Uang Pengembalian Rp 27 M ke Kejagung dari Kaesang? - DEMOCRAZY News | Berita & Politik Indonesia

Breaking

logo

Korupsi BTS Diduga Merembet ke Keluarga Jokowi, Warganet: Uang Pengembalian Rp 27 M ke Kejagung dari Kaesang?

Korupsi BTS Diduga Merembet ke Keluarga Jokowi, Warganet: Uang Pengembalian Rp 27 M ke Kejagung dari Kaesang?


DEMOCRAZY.ID - Menguatnya rumors pengembalian hasil korupsi BTS oleh Menpora Dito Ariotedjo sebanyak Rp 27 miliar usai diperiksa kasus korupsi proyek BTS Kominfo diperkuat oleh informasi cuitan yang diunggah oleh netizen, bahkan netizen menduga uang tersebut berasal dari puteranya Jokowi, Kaesang Pangarep.


“Sudah terbaca dgn jelas kenapa bocah ini jadi menpora. Sudah ke inginan jokowi utk melindungi dan di lindungi. Dito dan kaesang bekerja sama dalam menggarap project BTS. Kabarnya uang 27 milyar yg di titipkan ke maqdar ismail berasal dari kaesang,” cuit akun twitter DarisRZL @Darisrizal06, Minggu (09/07/2023).


Akun Furqan Ibrahim๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ @FurqanIbr64677 melihat ada upaya untuk menutupi kasus ini merembet ke keluarga Jokowi, “SOAL ALIRAN DANA KORUPSI BTS Rp8,3 T, SEMUA KOMPAK LINDUNGI MENPORA DITO. TAKUT MEREMBET KE KAESANG YA?. Dana korupsi BTS yang Rp8,3 triliun mengalir jauh. Sempat mampir ke Menpora Dito Ariotedjo. Tapi dengan gesit Kejaksaan Agung bilang, Dito tak terlibat. Begitukah?,” tanyanya.


Sementara akun Master @Master64011220 menilai Dito akan tetap aman karena rekan bisnis dari anak Jokowi, “dito tetap aman karena ia rekanan bisnis sama Kaesang anak dari jkw , makanya rehab jis dan Panji Gumilang hanya pengalihan isyu istana terlibat BTS , 27 M dikembalikan saran Kejagung,” unggahnya.


Kesalahan Rezim Jokowi mentersangkakan Johny G Plate justru akan membuka borok KKN di keluarga Jokowi diungkapkan oleh akun Master of tipu tipu @mukidioon3, “Menpora Dito Ariotejo, Kaesang pengarep putra bungsu Jokowi, dan Jokowi sendiri. Ternyata salah besar, mengkandangkan JOHNY G Plate, dalam pusaran korupsi BTS. Ayo bongkar semua, termasuk yg katanya dari partai gerindra,” terangnya.


Akun Anak Lurah @AnakLurahIstana juga melihat ada rembetan ke anak Jokowi, “rembetannya ke anak sarkowi,…bank aladin gimana ceritanya dito ama kaesang plus perusahaan retail?,” tanyanya.


Terbukanya rembetan kasus BTS yang merempet ke Kaesang diunggah oleh akun Legislator #centang putih @Legislator75, “Kasus BTS nampol muka jkw sndiri..gak nyangka nyerempet kmna2…pdhl awalnya mau nekan nasdem krn mncapreskn Anies…desas desus kl ksus Dito diteruskn bs mengarah k kaesang jg…๐Ÿ˜›๐Ÿ˜›๐Ÿ˜›,” unggahnya.


Akun FRANKY Stevenson @ariyanto9993 menyinggung koruptor muda, “si dito & kaesang jokowi masih muda, diam2 udah jadi garong!!! gimana kalau udah tua jadi apa guys????,” tanyanya.



Sumentara itu, Kejaksaan Agung (Kejagung) belum menerima uang Rp 27 miliar yang disebut sebagai aliran dana kasus korupsi proyek BTS Kominfo. 


Diduga ada pihak, disebut swasta, yang mengembalikan uang itu ke pengacara salah satu terdakwa.


“Belum [diterima]. Tanya ke Pak Maqdir (kuasa hukum Irwan Hermawan) kapan diserahkan. Kami tunggu,” kata Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana saat dikonfirmasi, Kamis (6/7).


Maqdir Ismail sebelumnya menyebut ada pihak yang mengembalikan uang senilai Rp 27 miliar ke kantornya. Dia menyebut akan meneruskannya ke Kejagung. 


Makin Kencang Dugaan Keterlibatan Dito dan Kaesang Dalam Korupsi BTS Kominfo, Keterangan Saksi: 'Johnny Plate Hanya Tumbal'



DEMOCRAZY.ID - Peneliti Pusat Studi Anti Korupsi (Saksi) Universitas Mulawarman, Herdiansyah Hamzah mengatakan bukan tidak mungkin kasus korupsi BTS Kominfo dapat melibatkan banyak orang, tak terkecuali orang-orang di sekeliling istana.


Hal ini lantaran kontrol terhadap kebijakan secara keseluruhan tentu selalu bertumpu pada kekuasaan.


“Johnny G. Plate bisa jadi hanya dijadikan tumbal,” kata pria yang akrab disapa Castro di Jakarta, Senin (10/7).


Menurut Castro, Plate yang merupakan mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Nasdem juga bagian dari kekuasaan. 


Jadi, bukan tidak mungkin kalau ada yang menduga putra bungsu bahkan hingga menteri-menteri kabinet Presiden Joko Widodo juga ikut terlibat dalam kasus korupsi ini.


“Tinggal bagaimana melacak dan memastikan kemana saja dana korupsi BTS itu mengalir,” ujar Castro.


Dugaan keterlibatan putra Presiden Jokowi Kaesang Pangarep dalam kasus ini, diketahui lantaran kedekatannya dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo yang disinyalir kuat berkaitan dengan dugaan pengembalian dana korupsi senilai Rp27 miliar pada Kejaksaan Agung (Kejagung).


Kedekatan keduanya diketahui karena sama-sama berada di RANS Group.


“Jadi kalau dikaitkan, ada relasi di antara keduanya,” kata Castro.


Untuk itu, Castro menilai ini menjadi tugas Kejagung membuktikan orang-orang yang terlibat atau menerima hasil kejahatan korupsi BTS ini, tidak terkecuali Kaesang dan Dito.


“Isu Rp27 miliar ini yang harus dikejar kejagung, termasuk keterlibatan Dito saat masih menjadi stafsus (Staf Khusus Kementerian Koordinator Perekonomian),” ucap Castro.


Selain itu, jika pengembalian uang hasil korupsi senilai Rp27 miliar benar akan dikembalikan, hal ini tidak membuat pihak-pihak yang terlibat di dalamnya bebas dari pidana.


Castro menjelaskan dalam Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), pengembalian kerugian negara itu hanya menjadi alasan meringankan hukuman, bukan alasan penghapus pidana.


Uang senilai Rp 27 Miliar tersebut dikembalikan sehari setellah Menpora Dito diperiksa oleh Kejagung.


Di jejaring Twitter beredar video yang menyebut Kaesang Pangarep terlibat dalam kasus korupsi BTS Kominfo. 


Dalam video yang diunggah akun Twitter @hc_pilot, turut diungkap bahwa Dito dan Kaesang ternyata punya kedekatan, keduanya disebut sedang mengerjakan sebuah proyek bersama. 


[VIDEO]



[Democrazy/Sumbawa]

BERITA TERKAIT

Tidak ada komentar: