Breaking

logo

04 Desember 2022

Rizal Ramli Ungkap Jokowi Pernah 'Curiga' Kalau SBY Dibalik Gerakan 212

Rizal Ramli Ungkap Jokowi Pernah 'Curiga' Kalau SBY Dibalik Gerakan 212

Rizal Ramli Ungkap Jokowi Pernah 'Curiga' Kalau SBY Dibalik Gerakan 212

DEMOCRAZY.ID - Rizal Ramli mengungkapkan bahwa Jokowi pernah merasa curiga terhadap Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait gerakan 212 yang pada saat itu melakukan aksi unjuk rasa memprotes tindakan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.


Mantan Menko Kemaritiman ini menceritakan awalnya dirinya dipanggil untuk menghadap Jokowi dan diminta untuk menjelaskan mengenai demo gerakan 212 yang ditujukan kepada Ahok.


Rizal Ramli menjelaskan pada saat itu ia diberikan dua pertanyaan tentang latar belakang Gerakan 212.


Pertanyaan pertama dari Jokowi adalah tentang apakah terdapat kemungkinan Gerakan 212 menjadi fenomena yang besar.


Selanjutnya pertanyaan kedua Jokowi kepada Rizal Ramli yaitu apakah SBY berperan sebagai penyumbang dana Gerakan 212.


Mendengar pertanyaan Jokowi, Rizal Ramli mengaku terkejut sebab nama SBY tiba-tiba diduga menjadi pihak yang terlibat dalam Gerakan 212.


Jokowi pada saat itu menekankan kalau dirinya memperoleh informasi dan laporan intelijen terkait SBY dan Gerakan 212.


Kemudian Rizal Ramli menjawab pertanyaan Jokowi dengan menekankan tidak mungkin SBY mau menyumbang dana dengan jumlah yang fantastis demi Gerakan 212.


“Mas, saya kenal SBY, mohon maaf dia orangnya pelit. Kalau Rp10 miliar okelah, Rp20 miliar okelah. Lebih dari itu no way,” ujar Rizal Ramli, dikutip dari Saluran YouTube Total Politik, Minggu 4 Desember 2022.


Rizal Ramli berpendapat laporan yang diperoleh Jokowi terkait dugaan SBY dibalik Gerakan 212 adalah laporan palsu.


“Ga itu laporan palsu semua mas. Aku bisa tahu SBY berapa sih kemampuan nyumbangnya. Akhirnya itulah ceritanya,” jelasnya.


Di hadapan Jokowi, lulusan Universitas Boston ini berujar kalau Gerakan 212 adalah murni kemuakan penganut agama Islam terhadap Ahok.


“Ini betul-betul keinginan rakyat yang sebel kok kerja lu mojokin Islam. Jadi bukan gara-gara SBY,” katanya.


Sebagai informasi, Gerakan 212 adalah sebuah aksi protes penganut agama Islam terhadap Ahok yang dianggap telah melecehkan Islam lewat Surat Al-Maidah ayat 51.


Gerakan 212 yang juga dikenal sebagai Aksi 212 dihadiri oleh dua juta orang.


Gerakan 212 terjadi pada 2 Desember 2016 dan digelar di halaman Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. [Democrazy/terkini]