KRIMINAL

VIRAL! Kartu Mainan Anak-anak di Tangerang Bikin Geger, Harga Rp 1.000 Terkoneksi Situs Judi Online

DEMOCRAZY.ID
Maret 12, 2024
0 Komentar
Beranda
KRIMINAL
VIRAL! Kartu Mainan Anak-anak di Tangerang Bikin Geger, Harga Rp 1.000 Terkoneksi Situs Judi Online

VIRAL! Kartu Mainan Anak-anak di Tangerang Bikin Geger, Harga Rp 1.000 Terkoneksi Situs Judi Online

DEMOCRAZY.ID - Kartu mainan anak-anak di Kota Tangerang membuat geger warga Kecamatan Pinang.


Pasalnya, kartu mainan anak-anak yang dijual Rp 1.000 itu ternyata terkoneksi ke situs judi online.


"Saya merasa khawatir dan aneh. Karena kartu mainan ini ada di Indonesia, tapi pakai bahasa asing. Memang harga mainan itu hanya Rp 1.000, tapi kenapa harus mencantumkan website judi online itu," ucap warga Kecamatan Pinan, Malik, Selasa (27/9/2022).


Kartu mainan anak itu dijual juga di sejumlah sekolah dasar (SD) di Tangerang dengan harga relatif murah.


Kartu mainan anak-anak itu bergambar karakter kartun berukuran sekitar 5X8 cm.


Kemudian terdapat barcode pada setiap kartu yang ternyata terhubung dengan situs judi online.


Barcode itu tertera di bagian tengah kartu. Di bawah barcode tertera jelas tertulis www.5kapai.com.


Malik mengaku awalnya memperhatikan kartu mainan yang baru dibeli oleh anaknya.


Ia mengaku kaget karena di tengah kartu tertera barcode yang bila di scan akan terhubung dengan situs judi online.


"Awalnya itu anak saya waktu pulang sekolah baru beli mainan kartu itu, Terus saya lihat ada barcodenya dan saya coba. Karena saya dulu punya pengalaman mainan mobil-mobilan anak-anak ada nomor telponnya dan pernah juga iseng saya telepon," ujar Malik.


Menurut Malik barcode yang tertera dalam kartu mainan anak itu terhubung ke salah satu aplikasi di media sosial WeChat.


Kemudian ia pun mencoba mengakses situs www.5kapai.com, yang tertera di bawah barcode tersebut.


Ternyata kata dia, masuk ke situs judi online berbahasa Tiongkok.


"Awalnya saya scan barcodenya, tapi nyambung ke Play Store untuk mendownload WeChat, karena takut, saya enggak download itu," kata dia.


"Terus saya coba klik websitenya menggunakan VPN di browser, dan itu ternyata mengarah ke website judi luar negri untuk taruhan bola atau judi online gitu. Tapi pakai bahasa Tiongkok," ungkapnya.


Mengetahui hal tersebut, Malik mengaku menjadi khawatir. Sebab kartu mainan itu dibeli oleh anaknya dari pedagang yang berjualan di sekitar SDN 04 Kunciran.


Terlebih, kata Malik menurut anaknya kartu mainan tersebut tengah menjadi trend di kalangan siswa sekolah.


"Kalau didiamin begini bisa berbahaya. Kalau sampai anak-anak ini penasaran dan mencari tau," keluh Malik.


Kartu mainan yang memiliki akses menuju website judi online itu memiliki dua sisi.


Sisi pertama menampilkan karakter-karakter kartun berbagai jenis.


Sedangkan sisi lainnya yang terdapat barcode tersebut terdapat keterangan bahwa tokoh kartun itu yang tergabung dalam animasi 'Kerajaan Roco'.  [Democrazy/Tribun]

Penulis blog