Puan Maharani: Wanita Indonesia Jadi Pemimpin Itu Tidak Mustahil! | DEMOCRAZY News | Indonesian Political News

Breaking

logo

22 September 2022

Puan Maharani: Wanita Indonesia Jadi Pemimpin Itu Tidak Mustahil!

Puan Maharani: Wanita Indonesia Jadi Pemimpin Itu Tidak Mustahil!

Puan Maharani: Wanita Indonesia Jadi Pemimpin Itu Tidak Mustahil!

DEMOCRAZY.ID - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Puan Maharani, melakukan kunjungan kerja ke Pondok Pesantren Mahasina di Jatiwaringin, Bekasi, Jawa Barat, Rabu, 21 September 2022.


Disambut Meriah Ratusan Santri


Datang dengan baju blus hitam, celana hitam dan kerudung putih, Puan disambut meriah ratusan santriwan dan santriwati Ponpes Mahasina yang sudah menunggu sejak pagi hari. 


Turut hadir menemani Puan, Plt Walikota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono dan Ketua DPP PDIP Sukur H Nababan dan anggota DPR Lasarus.


Dalam kesempatan tersebut, Puan membuka dialog dengan para santri. 


Ia juga mendapat pertanyaan dari santriwati soal resep wanita bisa menjadi pemimpin dan perannya bisa setara dengan laki-laki.


"Perempuan harus percaya diri dengan kemampuannya. Di Indonesia contohnya, sudah ada presiden wanita pertama, wakil presiden wanita, Ketua DPR wanita, menteri juga sudah banyak yang wanita, apalagi kepala daerah. Artinya, wanita Indonesia jadi pemimpin itu tidak mustahil," kata Puan.


Minta Para Santri Perempuan Percaya Diri


Agar bisa mencapai hal tersebut, lanjut dia, para santri wanita diminta terus meningkatkan kemampuan dan percaya dirinya, sehingga perannya bisa setara dengan laki-laki.


Para santriwati juga diminta mengembangkan kemampuannya dan jangan malu untuk mengemukakan ide-ide kreativitas dan tidak patah semangat jika di hadapkan pada kegagalan.


"Agar itu bisa tercapai, tentu kita juga harus belajar dua kali lebih giat, bahkan harus dua kali dari laki-laki. Kegagalan jangan membuat kita putus asa, jangan merasa gak bisa. Tapi jangan lupa juga kodrat kita sebagai wanita untuk mengurus keluarga," kata Puan.


Tak Hanya Ajarkan Soal Agama


Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu juga mengapresiasi Ponpes Mahasina yang dalam kurikulum pendidikan yang diajarkan kepada para santri tidak hanya menitikberatkan pada pendidikan agama Islam, tapi juga mengajarkan pendidikan karakter dan kebangsaan.


"Kita sangat apresiasi hal tersebut, meskipun berbentuk Ponpes, namun apa yang diajarkan di sini tetap mengedepankan Pancasila sebagai dasar negara," ujarnya.


Puan juga meminta para santri terus mengawal bangsa Indonesia agar terus sesuai tatanannnya, agar terus bersatu dalam toleransi beragama dan menjaga kebhinekaan.


Didoakan Jadi Presiden


Sementara, KH Abu Bakar Rahziz selaku Pimpinan Ponpes Mahasina ikut mendoakan Puan agar bisa terus menjalankan tugas dengan baik dan memberikan yang terbaik untuk bangsa ini, termasuk jika nantinya Puan maju menjadi calon presiden di Pemilu 2024 mendatang.


"Kakeknya presiden, ibunya juga presiden, kita do'akan ibu Puan juga jadi presiden. Mudah-mudahan selalu dilancarkan tugas-tugasnya, bisa membawa bangsa ini semakin besar," kata KH Abu Bakar. [Democrazy/viva]