Breaking

logo

25 September 2022

GEGER Rumor Xi Jinping Ditahan Usai Dikudeta Militer China, Rocky Gerung Singgung Persaingan Para Jenderal

GEGER Rumor Xi Jinping Ditahan Usai Dikudeta Militer China, Rocky Gerung Singgung Persaingan Para Jenderal

GEGER Rumor Xi Jinping Ditahan Usai Dikudeta Militer China, Rocky Gerung Singgung Persaingan Para Jenderal

DEMOCRAZY.ID - Pengamat Politik Rocky Gerung turut menanggapi kabar Xi Jinping dikudeta militer China hingga ditahan. 


Menurut Rocky meski masih diragukan rumor tersebut, namun peristiwa itu bisa saja terjadi dan ditutupi.


"Saya analis, lagi bikin riset, jadi ketegangan di China itu terlihat sekali ditutup-tutupi," kata Rocky Gerung di Channel YouTube-nya, Minggu 25 September 2022.


Selanjutnya, kata Rocky Gerung, mengibaratkan rumor tentang Xi Jinping itu seolah benar ada ketagangan di China. 


Bahkan, ibarat tembok yang terlihat dari luar tetap sama, tapi di dalam parah betul.


"Dinding mudah keropos, jendela yang betul-betul jendela bekas, kita hanya bisa mengintip kecil disitu," ungkap Rocky Gerung.

 

"Jadi kalau kita bikin analisis tentang China, potensi kelas menengah untuk memperoleh kebebasan besar sekali," ungkap Rocky Gerung.


Sebab, kata Rocky Gerung, semakin lama krisis di China sudah tak bisa lagi ditutupi, karena pertumbuhan yang menurun.


"Inflasi yang naik, dan banyak lagi indikatornya dan itu mungkin ada ketegangan di kalang PKC, ya biasa aja di China kalau terjadi kudeta hal yang biasa itu," kata Rocky Gerung.


"Di negara otoriter hal yang sama berlaku, mungkin dalam sehari dua hari nggak ketahuan apa yang terjadi di belakang persaingan jenderal-jenderal itu," ujar Rocky Gerung.

 

Maka dari itu, kata Rocky Gerung pihaknya bisa menduga jika rumor tersebut tak benar, berati ada problem dengan pemerintahan China.


"Kenapa (pemerintah) China meluruskan duluan, atau China memang lagi memancing aja tuh, buat seolah-olah ada kudeta," pungkas Rocky Gerung.

 

Sekadar diketahui, baru-baru ini heboh di jagat maya Xi Jinping telah dicopot dari posisinya sebagai Kepala Tentara Pembebasan China (PLA).


Pemimpin negara berusia 69 tahun tersebut juga dirumorkan menjadi tahanan rumah. Tidak ada dari partai penguasa, Partai Komunis China, atau media negara yang memberikan konfirmasi mengenai kabar tersebut.

 

Pasalnya, sejumlah pengguna Twitter pada Minggu 25 September 2022, mem-posting mengenai rumor Xi Jinping menjalani tahanan rumah.


Tak hanya itu, beberapa di antara mereka mengklaim adanya kudeta militer, dan bahwa kendaraan perang PLA telah mulai bergerak ke Ibu Kota Beijing.


“Kendaraan militer #PLA mulai bergerak ke #Beijing pada 22 September. Dimulai dari Huanlai di dekat Beijing dan berakhir Zhangjiakou, Provinsi Hebei, seluruh arak-arakan sepanjang 80km. Sementara itu, rumor mengatakan bahwa #XiJinping ditahan setelah senior #PKC memecatya sebagai kepala PLA,” kata Jennifer Zheng dikutip dari cuitannya di NDTV.


Selain itu, penulis Gordon G Chang juga berkicau mengenai kemungkinan terjadinya kudeta terhadap Xi Jinping, disertai sebuah video. 


“Video kendaraan militer yang pindah ke Beijing ini muncul segera setelah 59 persen penerbangan di negara itu dilarang terbang, dan pemenjaraan pejabat senior,” ungkapnya. [Democrazy]