Foto Puan Maharani Dibakar, Respons PDIP: Ya Saya Sih Lucu Saja Gitu | DEMOCRAZY News | Indonesian Political News

Breaking

logo

12 September 2022

Foto Puan Maharani Dibakar, Respons PDIP: Ya Saya Sih Lucu Saja Gitu

Foto Puan Maharani Dibakar, Respons PDIP: Ya Saya Sih Lucu Saja Gitu

Foto Puan Maharani Dibakar, Respons PDIP: Ya Saya Sih Lucu Saja Gitu

DEMOCRAZY.ID - Partai PDI Perjuangan alias PDIP memberikan tanggapannya terkait tindakan para pendemo yang membakar foto Puan Maharani di depan Gedung DPRD Sumatera Utara beberapa waktu lalu. 


Deddy Yevri Hanteru Sitorus selaku juru bicara PDIP menanggapi aksi para demonstran yang membakar foto Ketua DPR RI, Puan Maharani adalah hal yang lucu. 


Deddy Yevri menyarankan jika para pendemo ingin aksinya di dengar oleh pemerintah, maka seharusnya tidak menggunakan cara tersebut.


“Ya saya sih lucu saja, kenaikan BBM ini kan kewenangan pemerintah ya. kalau mereka mau menyampaikan aspirasi agar DPR mendengar dan menyerap aspirasi mereka kan enggak harus membakar ya,” ujar Deddy Yevri Hanteru Sitorus, Senin 12 September 2022. 


Deddy Yevri mengatakan DPR adalah sebuah lembaga yang terdiri dari berbagai macam partai politik bukan merupakan institusi yang mengandalkan satu orang saja.


Oleh karena itu, ia menilai dengan membakar foto Puan Maharani merupakan tindakan yang salah sasaran. 


Deddy Yevri menjelaskan jika terdapat sebuah ketetapan, keputusan itu bukan hanya bergantung pada Puan Maharani saja. 


“Karena kan DPR itu kan bukan individu, dia sebagai lembaga. Di situ ada banyak partai, enggak bisa seorang ketua DPR saja yang memutuskan,” kata Deddy Yevri Hanteru Sitorus.


Deddy Yevri yang menjabat sebagai anggota Komisi VI DPR meminta kepada rakyat Indonesia untuk memprotes kebijakan kenaikan harga BBM kepada pemerintah bukan DPR RI. 


Karena keputusan kenaikan harga BBM bukan dibuat oleh DPR melainkan pemerintah. 


“Harusnya kan yang terkait kebijakan teknis dulu dong dulu, ini kan kesannya mereka enggak mampu berkomunikasi dengan baik dan memahami persoalan,” ucap Deddy Yevri Hanteru Sitorus. 


Sebagai informasi, pada Kamis 8 September 2022, mahasiswa melakukan aksi demonstrasi untuk menyatakan keberatannya terhadap kenaikan harga BBM. 


Dalam aksinya ini, mahasiswa membakar foto lima pimpinan DPR RI termasuk Puan Maharani. 


Pimpinan Aksi Acong berpendapat aksi membakar foto para pimpinan DPR RI karena rasa kecewa mereka terhadap lembaga pemerintah yang berlokasi di Senayan ini. 


Ia juga berujar DPR RI saat ini sudah tidak memperdulikan nasib rakyat Indonesia yang lambat laun semakin tertindas. 


“Itu adalah bentuk simbolik kami atas kekecewaan rakyat. Mereka tidak lagi peduli oleh seluruh persoalan-persoalan rakyat,” papar Pimpinan Aksi Acong, Senin 12 September 2022. [Democrazy]