Cari Dukungan Untuk Prabowo Maju Pilpres 2024, Gerindra Sowan ke Alumni 212 | DEMOCRAZY News | Indonesian Political News

Breaking

logo

11 September 2022

Cari Dukungan Untuk Prabowo Maju Pilpres 2024, Gerindra Sowan ke Alumni 212

Cari Dukungan Untuk Prabowo Maju Pilpres 2024, Gerindra Sowan ke Alumni 212

Cari Dukungan Untuk Prabowo Maju Pilpres 2024, Gerindra Sowan ke Alumni 212

DEMOCRAZY.ID - Terkait dukungan Capres Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) mengaku sudah sowan atau bersilahturahmi kepada beberapa tokoh alumni 212.


Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra, Irfan Yusuf Hasyim mengatakan akan terus bersilahturahmi kepada para tokoh alumni 212.


"Kami ada beberapa teman-teman tokoh 212 yang kita juga sowan. Silaturahim. Gak etis klo sebut namanya, tapi ada lebih dari 10 orang dan Insya Allah mereka akan tetap pada perjuangan Pak Prabowo dan mudah-mudahan nanti pada 2024 juga tetap," katanya kepada awak media di Gedung DPP Partai Gerindra, 10 September 2022.


"Memang belum semua, tapi sebagian besar kita sowanin, kita silaturahim," tambah pria yang akrab disapa Gus Irfan tersebut.


Selain alumni 212 dijelaskannya, beberapa kelompok agama lainnya juga akan digandeng Partai Gerindra.


"Kalau semua enggak mungkin. Sebagian kita kordinasi, kalai sudah semakin jelas peta politiknya kita akan ulangi komunikasi itu." tandasnya.


Sebelumnya, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) sebut sudah lakukan penjaringan dan survei kepada para ulama. 


Irfan Yusuf Hasyim mengatakan penjaringan dan survei tersebut menghasilkan para ulama sepakat Prabowo Subianto menjadi Calon Presiden 2024.


"Konsolidasinya sudah lama sudah dibentuk, Kalau konsolidasi tersebut saya kira tetap jalan terus tapi penjaringan sudah mengerucut ke Pak Prabowo," katanya kepada awak media di Gedung DPP Gerindra, Sabtu 10 September 2022.


Dijelaskannya, ada ulama dari beberapa wilayah yang menyatakannya dukungannya kepada Ketua Umum Gerindra tersebut.


"Kita ini sudah ada beberapa DPD kita ini ada beberapa bagian. Saya memang secara umum seluruh daerah, tapi ada pembagian beberapa daerah di luar Jawa," jelasnya.


"Jawa pun ada Jawa Tengah dan jawa Timur jawa Barat dan ada Sumatera juga Banten. Kemudian ada beberapa daerah di luar Jawa akan kita pantau lagi," tambahnya.


Diungkapkannya, beberapa daerah di luar Pulau Jawa akan lebih intens lagi dievaluasi. 


"Kemudian untuk daerah mungkin ada beberapa daerah yg mungkin intens kita akan evaluasi lagi." tandasnya. [Democrazy/DW]