BOCOR 6 Political Brief 2024: KSAD Dudung Jadi Sasaran Serangan? | DEMOCRAZY News | Indonesian Political News

Breaking

logo

20 September 2022

BOCOR 6 Political Brief 2024: KSAD Dudung Jadi Sasaran Serangan?

BOCOR 6 Political Brief 2024: KSAD Dudung Jadi Sasaran Serangan?

BOCOR 6 Political Brief 2024: KSAD Dudung Jadi Sasaran Serangan?

DEMOCRAZY.ID - Kepala Staf TNI AD Jenderal Dr. Dudung Abdurachman jadi sasaran serangan jaringan oposisi dan HTI, FPI, Wahabi. 


Ini karena sikap tegas terhadap kelompok intoleran dan ekstrem. 


Setelah gagal dibenturkan dengan Panglima TNI, saat ini sedang dilancarkan black campaign dan false narrative.


Demikian informasi yang beredar terkait dinamika politik yang terjadi menjelang Pilpres 2024. 


Berikut ini ada enam poin isu yang beredar terkait enam political brief 2024.



1. Tujuan utama dari serangan adalah mencegah KASAD jadi Panglima atau jabatan strategis lainnya. 


Karena sangat dikhawatirkan jika Kasad di 2024 memiliki posisi strategis. Sebab politik identitas yang akan diangkat kelompok oposisi akan mendapat perlawanan serius.


2. Komentar EK terhadap video ustadzah keluarga pesantren Lirboyo tentang konsep surga dijadikan peluang untuk menyerang balik EK. Isu yang beredar serangan dilakukan oleh timses AB dan MI. 


Sasaran utama serangan yakni:


- Membungkam EK sebagai influencer.

- Pecah koalisi NU dan kelompok nasionalis.

- Ciderai elektabilitas GP sebagai kandidat 2024.


3. Putusan MA tentang peluang mantan presiden jadi cawapres punya resonansi politik: 


a. MI merasa peluang sebagai cawapres PS terancam sehingga minta timses suarakan ketidaklayakan Jkw sebagai cawapres. 


b. Isu pasangan PS dan Jkw dianggap mengubah peta dan ciptakan uneven playing field bagi capres lain khususnya AB dan PM. 


c. Jaringan bisnis dan internasional yg sedang digarap JK dan SP untuk 2024 berpotensi berpindah haluan.


4. Sambutan publik pada kunjungan Jkw di sejumlah daerah yang mendapat sambutan rakyat dan dipublikasikan luas membuat aksi penolakan kenaikan BBM bersubsidi kehilangan klaim sebagai gerakan rakyat dan semakin terlihat sebagai aksi dari oposisi.


5. Kelompok oposisi membagi upaya perebutan kekuasaan di 2024 menjadi beberapa front. 


Akar rumput, angkat kembali narasi asing aseng dan komunis.

Kelas menengah, angkat narasi kegagalan ekonomi dan beban hidup.


Pengusaha, angkat narasi ketidakmampuan dan ketidakberpihakan pemerintah mengelola seperti kasus pelarangan ekspor batubara dan migor, pelarangan ekspor bahan mentah dan hilirisasi, mangkraknya infrastruktur.


ASN, angkat narasi semakin tidak sejahtera.


6. Jaringan HTI/FPI/Wahabi memberi perhatian khusus untuk kendalikan sekolah yang mereka kuasai agar tidak ikut pembaharuan yang dilakukan mendikbud dan menag karena berpotensi mencairkan radikalisme pada peserta didik.


Sudah dipersiapkan rencana untuk kuasai dan dominasi pendidikan jika perubahan terjadi, khususnya jika AB menang.


Demikian enam political brief 2024 terkait KASAD jadi sasaran serangan hingga munculnya gerakan HTI, FPI dan wahabi yang beredar.


Kebenaran informasi ini juga masih diragukan. Namun terus beredar lewat pesan WhatsApp. [Democrazy/DW]