Breaking

logo

03 Agustus 2022

TERUNGKAP! Inilah Sosok Bripka Ricky Saksi Mata Bharada E Baku Tembak Dengan Brigadir J, Sembunyi Saat Kejadian

TERUNGKAP! Inilah Sosok Bripka Ricky Saksi Mata Bharada E Baku Tembak Dengan Brigadir J, Sembunyi Saat Kejadian

TERUNGKAP Inilah Sosok Bripka Ricky Saksi Mata Bharada E Baku Tembak Dengan Brigadir J, Sembunyi Saat Kejadian

DEMOCRAZY.ID - Nama Bripka Ricky menjadi sorotan publik saat ini.


Nama Bripka Ricky menjadi perbincangan hangat setelah sorotan setelah kejadian saling tembak dua anggota polisi yaitu Brigadir J dan Bharada E.


Namanya muncul setelah adanya pengakuan Bripka Ricky melihat baku tembak antara Brigadir J dan Bharada E.


Sosok Bripka Ricky pun disebut sebagai saksi kunci dan saksi mata atas meninggalnya Brigadir J di rumah Irjen Ferdy Sambo.


Pasalnya sosok bripka Ricky berada di TKP saat peristiwa baku tembak Bharada E dan Brigadir J terjadi.


Saat kejadian, Bripka Ricky juga berada di rumah dinas Ferdy Sambo, yang berada di Komplek Polri, Duren Tiga Utara 1, Nomor 46, Jakarta Selatan itu.


Salah seorang ajudan Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Ferdy Sambo sekaligus saksi kunci kasus Brigadir J, Bripka Ricky akhirnya membuat sebuah pengakuan.


Kepada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Bripka Ricky mengaku melihat baku tembak antara Brigadir J alias Brigadir Yosua dengan Bharada E alias Bharada Richard Eliezer dari balik kulkas.


Meski demikian, Bripka Ricky mengatakan pada awalnya ia tidak mengetahui persis lawan Brigadir J dalam peristiwa tersebut.


Belakangan, Bripka Ricky baru tahu bahwa orang itu adalah Bharada E.


Sementara itu, dikutip dari kanal YouTube Refly Harun yang juga menanggapi keberadaan Bripka Rikcy di TKP pada saat kejadian meninggalnya Brigadir J yaitu Jumat 8 Juli 2022.


Berdasarkan keterangan Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik, kala itu Bripka Ricky hanya mendengar teriakan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi yang memanggil namanya dan Bharada E.


Setelah itu, ia pun langsung berlari ke arah suara teriakan Putri Candrawathi.


Kemudian, Bripka Ricky melihat Brigadir J sedang mengacungkan senjata ke arah tangga. Namun, ia tidak melihat siapa orang yang berada di tangga.


Saat Brigadir J melepaskan beberapa tembakan, Bripka Ricky langsung bersembunyi di balik kulkas.


Menurut penjelasan dari  Ahli Hukum Tata Negara Refly, keberadaan Bripka Ricky dalam peristiwa saling tembak antara Brigadir J dan Bharada E membuat kasus berdarah tersebut janggal.


Alasannya, keberadaan Bripka Ricky di lantai dasar rumah Irjen Ferdy Sambo pada saat kejadian. 


Alih-alih didengar oleh Bharada E, kata Refly Harun, seharusnya suara teriakan istri Ferdy Sambo lebih dahulu didengar oleh Bripka Ricky.


"Mestinya yang lebih mendengar itu Bripka Ricky karena di lantai dasar, sama dengan istri Ferdy Sambo," kata Refly Harun dikutip dari kanal YouTube Refly Harun.


"Kita masih terasa ada kejanggalan sedikit, banyak lah ya. Karena kita tidak tahu bagaimana reaksi Bripka Ricky terhadap teriakan istri Ferdy Sambo," ujarnya.


"Karena dia yang berada di lantai dasar yang harusnya tidak jauh dari sumber suara. Kenapa dia kemudian tidak bereaksi misalnya, tidak ada cerita mengenai Bripka Ricky yang juga barangkali menarik pistol, memperingatkan, dan lain sebagainya," kata Refly Harun menambahkan.


Dia mengatakan beberapa kemungkinan Bripka Ricky tertidur saat kejadian, tetapi  menurutnya suara tembakan seharusnya bisa membuatnya terjaga.


Sementara itu, nama Ricky yang diduga adalah Bripka Ricky juga sempat disebut oleh anggota polisi yang mengantarkan jenazah Brigadir J ke rumah keluarganya di Jambi.


Nama Ricky disebut oleh seorang polisi yang belakangan ini diketahui bernama Kombes Leonardo Simatupang yang disebut sebagai polisi yang antar jenazah Brigadir J di rumah keluarga Brigadir J di Jambi.


Tak sampai di situ, bahkan nama Ricky pun dipertanyakan sosoknya oleh keluarga Brigadir J.


Hal itu terlihat dalam unggahannya di Facebook.


Brigadir J tewas setelah diduga saling tembak dengan Bharada E di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo di Kawasan Duren Tiga, Jakarta, pada pada Jumat 8 Juli 2022.


Namun, belum lama ini beredar video yang merupakan bukti baru yang diungkap pihak keluarga Brigadir J.


Di mana nama Ricky dan Ricard disebut berada di TKP.


Hal itu terdengar dalam sebuah video yang diunggah oleh akun Facebook Roslin Emika beberapa waktu lalu.


Pasalnya, dalam video yang diunggah sehari yang lalu, Roslin Emika mempertanyakan soal Riki dan Richard.


Pertanyaan tersebut ditulisnya dalam caption video yang memperlihatkan keluarga Brigadir J saat meminta penjelasan langsung dari pihak kepolisian.


"Dimana suaramu Riki dan Ricard tolong katakan yang sejujurnya. Siapakah dia???" tanya Roslin Emika pada caption unggahannya Senin 25 Juli 2022, dikutip dari akun Facebook Roslina Emika. 


Polisi yang menjelaskan menyebut dua nama yang ada di TKP, Ricky dan Richard. 


"Kalau memang bapak inginkan, saya jelaskan. Tapi kami memang agak sedikit bagaimana gitu untuk menyampaikan ini ke semua orang," alasan anggota Polisi tersebut.   


"Untuk kronologis fakta di TKP yang disampaikan kepada Reza dan kepada saya. Saya sampaikan pak ya, bahwa di TKP itu ada teriakan Ricky, Ricard tolong. Ricard datang duluan, turun ke bawah, di tangga sambil mengatakan ada apa Bang, seperti itu pertanyaannya. Almarhum langsung mengacungkan senjata, dan kebetulan si Ricky itu," ucapnya, terpotong karena durasi video tersebut sudah habis. [Democrazy]