MIRIS! Kisah Istri dan Anak Kamaruddin Simanjuntak Yang Dibakar Hidup-hidup Karena Terlalu Berani Tangani Perkara | DEMOCRAZY News | Indonesian Political News

Breaking

logo

25 Agustus 2022

MIRIS! Kisah Istri dan Anak Kamaruddin Simanjuntak Yang Dibakar Hidup-hidup Karena Terlalu Berani Tangani Perkara

MIRIS! Kisah Istri dan Anak Kamaruddin Simanjuntak Yang Dibakar Hidup-hidup Karena Terlalu Berani Tangani Perkara

MIRIS-Kisah-Istri-dan Anak-Kamaruddin-Simanjuntak-Yang-Dibakar-Hidup-hidup-Karena-Terlalu-Berani-Tangani-Perkara

DEMOCRAZY.ID - Kamaruddin Simanjuntak, selaku kuasa hukum keluarga Brigadir J menjadi sosok yang mencuri perhatian.


Kamaruddin dalam mengungkap kasus Brigadir J cukup lantang menyuarakan adanya kejanggalan.


Ia terlihat berusaha keras untuk mengungkap fakta kematian Brigadir J bukanlah karena tembak menembak.


Dengan segala keberanian serta gaya bicara yang selalu berapi-api, membuat nama Kamaruddin Simanjuntak mendadak heboh.


Namun siapa di balik sosoknya yang menggebu-gebu ternyata ada cerita pilu yang pernah dialami oleh Kamaruddin.


Awalnya Kamaruddin mengungkapkan tidak gentar jika banyak mendapatkan teror.


Lantas ia menceritakan tragedi kelam yang pernah menimpa anak dan istrinya.


"Tahun 2016 waktu saya membela putri Soekarno dulu. Istri saya baru jalan 400 meter dari rumah baru keluar komplek, dibakar istri saya dan anak saya, jadi saya udah ga ada takut," ujar Kamaruddin, dilansir dari Youtube Seleb Oncam News, Rabu 24 Agustus 2022.


"Pokoknya jangan pernah takut sama bandit, bandit yang harus takut," sambungnya.


Kamaruddin menekankan saat ini ia tidak peduli apapun teror yang didapatkan.


"Jadi kalau kita gak takut dan berani, kejahatan yang berkurang," ujarnya.


"Tapi kalau kita takut sama mafia. Untuk itu mari kita rebut Polri dari mafia," sambungnya.


Profil Kamaruddin



Perlu diketahui, Kamaruddin lahir pada 21 Mei 1974, yang berarti usianya kini memasuki 48 tahun. 


Pria berdarah batak tersebut memutuskan untuk merantau ke Jakarta, setelah menyelesaikan pendidikan di SMAN 1 Siborongborong pada 1992.


Sebelumnya, Kamaruddin tidak terpikir untuk menjadi pengacara. 


Berasal dari keluarga miskin, membuat dirinya nekat untuk mengadu nasib di ibu kota. 


Asam garam kehidupan nampaknya sudah dilalui oleh pria berkumis ini.


Ia sempat hidup luntang lantung, bahkan tinggal di kolong jembatan di daerah Klender, Jakarta Timur karena tidak mampu membayar uang kos.


Selama tiga bulan, dirinya menjadi gelandangan dan bekerja serabutan demi bisa bertahan hidup.


Berbekal ijazah SMA yang dimilikinya, Kamaruddin mencoba melamar kerja di beberpa perusahaan.


Hingga pada 1993, ia diterima bekerja sebagai customer service sebuah restoran.


Dari sana, ia mencoba merintis bisnis kecil-kecilan, namun sayang, usahanya tak berjalan lancar.


Gagal menjalankan usaha, Kamaruddin Simanjuntak lantas mencoba berbagai pekerjaan selama perantauannya.


Diketahui, pria berperawakan tinggi besar ini akhirnya memutuskan untuk menjadi sales, tenaga penjual.


Dari sana, ia mulai tertarik untuk menjadi pengacara.


Atas cita-citanya itu, ia mendaftar kuliah di Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia Jakarta di tahun 2000.


Kini, diketahui dirinya membuka kantor Firma Hukum Victoria di Jl. Pangeran Tubagus Angke Blok E1 No.11, RT.11/RW.5, Wijaya Kusuma, Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat.


Ia kemudian juga diketahui mendirikan Partai Demokrasi Republik Indonesia Sejahtera. [Democrazy/DW]