JANGGAL! Polisi di Aceh Meninggal Luka Tembak Disebut Bunuh Diri, Keluarga Tak Terima | DEMOCRAZY News | Indonesian Political News

Breaking

logo

28 Agustus 2022

JANGGAL! Polisi di Aceh Meninggal Luka Tembak Disebut Bunuh Diri, Keluarga Tak Terima

JANGGAL! Polisi di Aceh Meninggal Luka Tembak Disebut Bunuh Diri, Keluarga Tak Terima

JANGGAL! Polisi di Aceh Meninggal Luka Tembak Disebut Bunuh Diri, Keluarga Tak Terima

DEMOCRAZY.ID - Keluarga Briptu Wendi Pratama–sebelumnya tertulis WP– tak terima bila anggota Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Aceh Timur, Aceh, itu disebut bunuh diri. 


Wendi ditemukan meninggal luka tembak dengan peluru tembus kepalanya dari kanan ke kiri.


"Kami syok dan tidak terima disebut bunuh diri," kata Sugiarno, paman Wendi Pratama, dihubungi acehkini, Ahad (28/8).


Briptu Wendi ditemukan meninggal dengan luka tembak di rumahnya, Kompleks Perumahan Avina, Gampong Seuneubok Punteut, Peudawa, Aceh Timur, Kamis (25/8) sekitar pukul 16.30. 


Hasil autopsi sementara ditemukan satu luka tembakan yang menembus kepala bagian kanan ke kiri.


Briptu Wendi berasal dari Gampong Jambur Labu, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur.


 Jenazahnya dimakamkan di pemakaman umum Jambur Labu, Jumat (26/8) pagi.


Menurut Sugiarno, Wendi hampir tiap pekan pulang bertemu dengan orang tuanya di Jambur Labu. 


"Sabtu sore dia pulang sampai Minggu sore dia balik lagi," ujar Sugiarno yang tinggal serumah dengan orang tua Wendi.


Selama ini Wendi tidak bercerita terkait masalah dan keluhan yang dihadapi. Sugiarno menyebut sering mengobrol dengan Wendi. 


"Kekmana (bagaimana) dinasnya wen? kek gitulah Pakwo (paman). Tidak pernah ada keluhan begini begitu, sama keluarga juga tidak pernah ada masalah," kata Sugiarno.


Melihat keseharian Wendi di kampung, keluarga dan warga sekitar tak percaya kalau kematiannya akibat bunuh diri. 


"Karena keseharian di Jambur Labu pun baik, tidak ada masalah sama kawan-kawannya, orang tuanya. Jangankan saya Pakwo-nya, masyarakat tetangganya juga enggak percaya dia bunuh diri," ujarnya.


Sementara ini, kronologi Briptu Wendi meninggal dengan luka tembak di kepala masih misteri. 


Kepolisian Daerah Aceh tengah menyelidiki kronologi dan motif peristiwa ini.


"Kita akan mencari motif dan kronologis kenapa korban ditemukan meninggal," kata Komisaris Besar Winardy, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Aceh, Jumat (26/8) lalu.


Winardy menuturkan tim Bidang Profesi dan Pengamanan Kepolisian Daerah Aceh sudah turun ke lokasi dan memeriksa secara internal bersama dengan Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Aceh Timur dan Direktorat Kriminal Umum Polda.


Menurutnya, orang pertama yang melihat Briptu Wendi meninggal adalah Kepala Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Aceh Timur Ajun Komisaris Novrizaldi. [Democrazy]