Di Acara Besar Kenegaraan, Mahfud MD Tundukkan Kepala, Mengantuk Pak? | DEMOCRAZY News | Indonesian Political News

Breaking

logo

18 Agustus 2022

Di Acara Besar Kenegaraan, Mahfud MD Tundukkan Kepala, Mengantuk Pak?

Di Acara Besar Kenegaraan, Mahfud MD Tundukkan Kepala, Mengantuk Pak?

Di Acara Besar Kenegaraan, Mahfud MD Tundukkan Kepala, Mengantuk Pak?

DEMOCRAZY.ID - Beredar video berdurasi sembilan detik di jejaring WhatsApp yang merekam aktivitas Menko Polhukam Mahfud MD ketika menghadiri Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I 2022-2023 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8).


Dalam video itu, Mahfud terlihat mengenakan masker berkelir putih dan berkacamata.


Dia yang hadir ke acara mengenakan setelan jas dan celana bahan berwarna biru dongker, tampak duduk di kursi keemasan saat hadir di acara Rapat Paripurna.


Namun, Mahfud menundukkan kepala saat sayup-sayup terdengar Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan pidato tentang komitmen legislatif untuk pembangunan berkelanjutan dan ekonomi hijau.


"Serta akan mulai menggunakan solar sel untuk memenuhi 25 persen kebutuhan listrik di gedung DPR RI," ujar Puan yang disambut tepuk tangan peserta Rapat Paripurna.


Tepuk tangan riuh itu membuat dua kaki Mahfud bergerak meski kepala pria kelahiran Jawa Timur itu tetap dalam keadaan menunduk.


Diketahui, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bersama Wapres RI Maruf Amin turut hadir dalam Rapat Paripurna yang digelar di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa.


Joko Widodo-Maruf Amin kompak mengenakan setelan jas dan celana bahan saat mengikuti Rapat Paripurna.


Sementara itu, Puan dalam Rapat Paripurna menyampaikan pidato dan menyinggung beberapa hal seperti perubahan struktural dalam menciptakan tenaga kerja terampil.


"Perlu terus melakukan perubahan struktural, menciptakan tenaga kerja terampil, inovasi teknologi yang ramah lingkungan dan efisien, serta iklim usaha yang kondusif," kata Puan dalam pidatonya di Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa. [Democrazy]