Akhirnya Terungkap Keberadaan Orangtua Bharada E, Deolipa Yumara Singgung CCTV di Mabes Polri | DEMOCRAZY News | Indonesian Political News

Breaking

logo

18 Agustus 2022

Akhirnya Terungkap Keberadaan Orangtua Bharada E, Deolipa Yumara Singgung CCTV di Mabes Polri

Akhirnya Terungkap Keberadaan Orangtua Bharada E, Deolipa Yumara Singgung CCTV di Mabes Polri

Akhirnya Terungkap Keberadaan Orangtua Bharada E, Deolipa Yumara Singgung CCTV di Mabes Polri

DEMOCRAZY.ID - Salah satu tersangka dalam kasus kematian Brigadir J, Bharada E hingga detik ini tak lepas dari sorotan publik.


Terlebih baru-baru ini terungkap bila Bharada E diduga diperintah oleh atasannya untuk membunuh Brigadir J.


Atas aksi sang anak yang membongkar 'kebusukan' Ferdy Sambo cs di depan penyidik, keluarga Bharada E merasa khawatir.


Mengingat ancaman serius yang mengintai putra mereka, orangtua Bharada E turun tangan memohon perlindungan pada Presiden, Kapolri, dan Menko Polhukam.


Mereka bahkan menulis surat terbuka agar Bharada E senantiasa mendapat perlindungan hukum dan HAM dari negara.


Sebagaimana diketahui, Bharada E diketahui berasal dari Sulawesi Utara (Sulut) dan tinggal disalah satu perumahan di Kota Manado.


Dikutip dari berbagai sumber, Bharada E tinggal di Kecamatan Mapanget, dan pernah bersekolah di dua sekolah baik di Kota Manado dan Bitung.


Namun pasca penembakan rumah Bharada E yang ada di Manado sudah tak lagi dihuni.


Para tetangga yang ada disekitar rumah orang tua Bharada E juga tak tahu kemana perginya penghuni rumah tersebut.


Meskipun begitu, ada beberapa tetangga yang mulai buka suara soal sosok Bharada E.


Menurut tetangga yang berinisial S, jika Bharada E memang tinggal di rumah itu sebelum menjadi polisi.


Lantas di mana keberadaan orangtua Bharada E saat ini?


Eks pengacara Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E, Deolipa Yumara secara blak-blakan menyebutkan bahwa orangtua mantan kliennya ditahan di Mako Brimob.


Awalnya, Deolipa Yumara membantah bahwa pengakuan Bharada E tentang kejadian pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J adalah hasil bujukan orangtua Eliezer.


"Ah bohong. Itu Kabareskrim bohong. Orangtuanya Bharada E di Mako Brimo kok, ditahan," kata Deolipa Yumara.


Sehingga Deolipa mengatakan mana bisa orangtua Bharada E menemui anaknya dan membujuk Eliezer untuk mengaku.


"Mana bisa! Hari ini mana ada keluarganya. Boro-boro," kata Deolipa Yumara.


Deolipa mengatakan kebenaran mengenai kejadian pengakuaan Bharada E semuanya tertangkap kamera CCTV.


"CCTV di Mabes Polri menceritakan kejadian semuanya pada tanggal 6-7 di Subbid Keamanan Negara Mabes Polri. Buka aja CCTV, nanti si kumis ketauan bohongnya," kata Deolipa.


Deolipa tidak mengetahui alasan mengapa Bareskrim Polri mengatakan kebohongan tersebut.


"Kita menduga ingin jadi Kapolri. Mungkin si kumis mau jadi Kapolri dibantu sama 303. Pengen depak Kapolri yang sekarang," kata Deolipa Yumara, dikutip dari kanal YouTube Uya Kuya.


Bahkan Deolipa Yumara menegaskan jika ada yang ingin menyingkirkan Kapolri yang sekarang, ia akan jadi yang pertama melindungi. [Democrazy]


Sumber: TerasGorontalo