Breaking

logo

29 Juli 2022

Kondisi Jenazah Brigadir J Bocor, Selain Luka Tembak, Kaki dan Rahang Bengkok, Ada Penganiayaan Sebelum Tewas?

Kondisi Jenazah Brigadir J Bocor, Selain Luka Tembak, Kaki dan Rahang Bengkok, Ada Penganiayaan Sebelum Tewas?

Kondisi Jenazah Brigadir J Bocor, Selain Luka Tembak, Kaki dan Rahang Bengkok, Ada Penganiayaan Sebelum Tewas?

DEMOCRAZY.ID - Insiden baku tembak antar sesama polisi terjadi di kediaman Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Ferdy Sambo yang berujung pada tewasnya Brigadir J masih menyimpan misteri.


Berbagai spekulasi terus berkembang di masyarakat termasuk kronologi dan penyebab tewasnya Brigadir J.


Melalui kuasa hukumnya, pihak keluarga Brigadir J yakin jika ada penganiayaan sebelum akhirnya Yoshua ditembak mati.


Barbagai ketidakjelasan soal penyebab kematiannya, pihak keluarga Brigadir J kemudian meminta kepada apparat berwenang untuk melakukan otopsi ulang.


Sebelum diserahkan ke pihak keluarga, jenazah Brigadir J sudah di autopsi terlebih dahulu waktu masih berada di Jakarta.


Namun sayangnya otopsi pertama jenazah Brigadir J itu tanpa didampingi oleh pihak keluarga.


Karena adanya dugaan penganiayaan yang diyakini oleh pihak keluarga, akhirnya jenazah Brigadir J kembali di otopsi untuk yang kedua kalinya.


Otopsi ke-2 telah selesai dilaksanakan namun hasil belum diumumkan. Sementara itu keluarga meminta agar Brigadir J dimakamkan secara kedinasan.


Setelah selesai di autopsi, Brigadir J pun langsung dimakamkan secara kedinasan Polri.


Adapun hasil autopsi ulang Brigadir J belum diumumkan ke public, namun Rohani Simanjuntak, bibi dari Yoshua dalam siaran videonya yang diunggah lewat akun Facebook, sempat membeberkan kondisi jenazah.


Rohani mengatakan jika kaki dan bagian rahang Brigadir J bengkok dalam video yang ia unggah lewat akun Facebook tepat dihari pemakaman kembali Brigadir J di TPU Sungai Bahar, Rabu 27 Juli 2022. [Democrazy]