Breaking

logo

27 Juli 2022

Perintah Ma'ruf Amin: MUI Tak Usah Ikut Campur Soal Capres Yang Mau Maju Pilpres 2024!

Perintah Ma'ruf Amin: MUI Tak Usah Ikut Campur Soal Capres Yang Mau Maju Pilpres 2024!

Perintah Ma'ruf Amin: MUI Tak Usah Ikut Campur Soal Capres Yang Mau Maju Pilpres 2024!

DEMOCRAZY.ID - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) tak ikut ribut-ribut soal urusan calon presiden atau wakil presiden yang akan maju pada Pilpres 2024 mendatang.


Permintaan ia sampaikan saat berpidato di Milad MUI ke-47 di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (26/7).


"MUI tak terlibat dalam menentukan calon presiden dan calon wakil presiden. Dan yang menentukan partai politik atau gabungan parpol. Jadi kita tak perlu ribut-ribut urusan capres. Itu nanti parpol dan gabungan parpol," kata Ma'ruf.


Meski demikian, Ma'ruf mengatakan MUI punya peran penting mengarahkan umat supaya memilih capres terbaik. 


Baginya, hal demikian sudah diamanatkan oleh Nabi Muhammad SAW.


"Karena itu kita arahkan pilih yang afdol. Jangan yang tak afdol. Tentu yang punya kapasitas, integritas, akhlak mulia, yang terbaik supaya yang dipilih dari calon yang ada. Itu tugas MUI arahkan ke umat ke sana, bukan A atau B," kata dia.


Lebih lanjut, Ma'ruf mengatakan MUI berstatus sebagai mitra pemerintah untuk menjaga keutuhan bangsa. 


Terlebih untuk menghadapi ajang Pemilu tahun 2024 mendatang.


Ia berharap tak sampai muncul konflik di antara umat Islam imbas perbedaan pilihan di Pemilu 2024 mendatang. 


Ia mengatakan masyarakat harus saling menghormati meskipun berbeda-beda pilihan dalam pilpres.


"Prinsip yang kita lakukan Lakum capresikum' (bagimu capresmu), walana capresuna (bagi kami capres kami). Capres ente, capres ente, capres saya, capres saya. Tak perlu jadi benturan," kata dia.


Selain itu, Ma'ruf juga meminta agar peran MUI sebagai pelayan umat terus dilakukan. 


Terutama dalam menjaga umat dari akidah-akidah dan pikiran yang menyimpang.


"Dari cara berfikir tak moderat. Juga jangan sampai umat konsumsi sesuatu tak halal. Minum tak halal. Dan bermuamalah yang tak sesuai syariah. Ini harus dijaga umatnya," pesan Ma'ruf. [Democrazy]